Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Gatot Diisukan ke Kubu Prabowo, Sandiaga: Alhamdulillah

Kamis 23 Agu 2018 15:29 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bayu Hermawan

Bakal Capres Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Bakal Capres Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Foto: Republika/Prayogi
Sandiaga menilai Gatot sosok yang berpengalaman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bakal calon Wakil Presiden (Bacawapres) Sandiaga Salahuddin Uno menyambut baik kabar akan bergabungnya mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke kubunya. Sandiaga menilai, Gatot dapat membantu menghadirkan pemerintahan yang kuat.

"Beliau adalah tentunya tokoh yang sangat berpengalaman dan bisa membantu kita untuk menghadirkan pemerintahan yang kuat dengan pola kepemimpinan yang tegas," kata Sandiaga di Posko Melawai, Jakarta, Kamis (23/8).

Selain itu Sandiaga juga menilai Gatot adalah sosok yang tegas, kuat, dan sosok yang sangat mengerti bahwa salah satu perang asimetris kedepan adalah perang ekonomi.
Menurutnya hal itu penting untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Sandi mengatakan rencananya dirinya akan menemui Gatot dalam waktu dekat. Namun hingga kini keduanya masih mencari waktu yang tepat untuk bertemu. "Cukup positif (sikap Gatot), saya sudah sampaikan tapi masih menunggu waktu kita sesuaikan," ujarnya.

Hingga saat ini, kubu Prabowo - Sandiaga belum juga mendaftarkan tim pemenangan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sandi mengaku tidak ada kendala di dalam perumusan tim pemenangan.

"Tidak ada kendala, kita cuma tak ingin tergesa. Jangan terburu dan akhirnya kita tidak mengakomodir mereka, kita ingin penuh kehati-hatian, kita ingin merepresentasi dalam tim pemenangaan kita," ujarnya mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut.

Baca juga: Ini Alasan Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Belum Rampung

Sementara anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso pun mengungkapkan alasan hingga saat ini tim pemenangan Prabowo-Subianto belum final ditetapkan.

"Ya kalau bisa (lebih cepat lebih baik), ini belum (selesai). Harus langkah per langkah enggak bisa ujug-ujug 'wah di sana juga laporin' terus kita laporinkan," kata Djoko saat ditemui di  Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Senin (20/8).

Djoko mengatakan saat ini tim masih mengatur waktu terkait apa saja yang harus dikerjakan, menyusun strukur organisasi, serta menginventarisasi masukan dari pihak-pihak yang akan bergabung. Diakuinya hingga saat ini struktur organisasi belum selesai.

Mantan Panglima TNI tersebut mengatakan, rencananya pada 4 September mendatang tim pemenangan struktur yang telah dibuat diharapkan telah disepakati secara mufakat oleh seluruh partai koalisi. Ia mengatakan dirinya tidak bisa menentukan sendiri.

Selain itu ia menjelaskan, komunikasi dengan sejumlah partai mitra koalisi juga masih terus  dilakukan. Hal itu dibuktikan dengan adanya  hasil kesepakatan dengan Partai Amanat Nasional (PAN).

Ia juga membantah jika perumusan tim pemenangan di kubu Prabowo dikatakan berjalan alot. Menurut dia, koalisi hanya ingin orang-orang yang menjadi bagian dari tim pemenangan Prabowo - Sandiaga adalah orang -orang yang benar -benar baik dan bagus.

"Ya kita kalau bisa sesegera mungkin. Tapi kita tidak meninggalkan prinsip kehati-hatian," ungkapnya.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA