Sabtu, 16 Zulhijjah 1440 / 17 Agustus 2019

Sabtu, 16 Zulhijjah 1440 / 17 Agustus 2019

Legislator PDIP Nilai Aher Mumpuni Gantikan Sandi

Ahad 26 Agu 2018 23:33 WIB

Red: Bayu Hermawan

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Aher dinilai punya pengalaman untuk bisa menjadi Wagub DKI Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota DPR DKI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Yuke Yurike berharap Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, bisa langsung bekerjasama dengan semua pihak. Diantara beberapa nama yang disebut-sebut berpeluang menggantikan Sandiaga Uno, politikus PDIP itu menilai Ahmad Heryawan tepat jika ditunjuk menjadi Wagub DKI Jakarta.

"Kalau Aher kan pengalaman di eksekutif dan legislatif, saya rasa kemampuannya sih mumpuni," ujarnya, Ahad (26/8/2018).

Namun, Yuke tidak ingin ikut campur dalam proses pencarian pengganti Sandiaga Uno. Sebab, semuanya merupakan hak dan kewenangan dari Gerindra dan PKS, sebagai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Ia hanya berharap pengganti Sandiaga Uno segera dipilih. Dan siapapun yang dipilih menjadi Wagub DKI, bisa dengan cepat bekerjasama dengan semua pihak, terutama DPRD DKI Jakarta.

"Jangan sampai posisi kosong kelamaan sehingga program kerja yang bisanya dibawah tanggung jawab Wagub terbengkalai, kasihan juga Gubernur kalau kerja sendiri. Tolong kedepankan kepentingan kemajuan DKI, jangan dipolitisir. Apalagi menjelang pemilu serentak dan jangan sampai ganggu jalannya pemerintahan, program-program harus berjalan sesuai perencanaan," jelasnya.

DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat  paripurna pengunduran diri Sandi sebagai Wakil Gubernur DKI pada Senin (27/8/2018) besok. Seperti diketahui, Sandiaga Uno mengundurkan diri dari jabatan Wakil Gubernur DKI karena maju menjadi bakal calon Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilu Presiden 2019.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA