Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Kiai Ma'ruf: Yusuf Mansur Masuk Tim Kampanye Jokowi

Jumat 31 Aug 2018 00:41 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Nur Aini

Pendaftaran Calon Presiden Jokowi. Pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo (tengah kiri) dan Maruf Amin menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU Arief Budiman (kedua kanan) di KPU Pusat, Jakarta, Jumat (10/8).

Pendaftaran Calon Presiden Jokowi. Pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo (tengah kiri) dan Maruf Amin menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU Arief Budiman (kedua kanan) di KPU Pusat, Jakarta, Jumat (10/8).

Foto: Republika/ Wihdan
Ketua tim kampanye nasional belum diumumkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bakal calon wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin mengonfirmasi keikutsertaan ustaz Yusuf Mansyur dalam Tim Kampanye Nasional (TKN). Namun, ia tak mau menegaskan posisi ustaz Yusuf dalam TKN pendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf.

"Ya, ya. Pokoknya Yusuf Mansur ikut. Saya lupa (mengisi pos apa)," kata dia di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (30/8).

Meski begitu, kiai ia memastikan sosok ustaz tersebut akan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam kampanye Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019. Dengan begitu, dukungan ulama bertambah di pihak Jokowi-Ma'ruf.

Namun, Kiai Ma'ruf masih enggan mengatakan sosok yang akan menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional. Menurut dia, kewenangan memilih ketua tim ada di tangan Jokowi sebagai bakal calon presiden (capres) pejawat. "Belum tahu saya, nanti Pak Jokowi yang menetapkan," ujar dia.

Berdasarkan survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), sosok Yusuf Mansur dinilai memiliki peran besar dalam memengaruhi suara umat Islam untuk memilih pasangan  capres-cawapres. Yusuf Mansur merupakan ulama nomor dua yang didengar masyarakat dengan persentase 14,2 persen.

Pendengar Yusuf Mansur terdiri atas 49,3 persen mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf, sedangkan 28,2 persen mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sementara 22,5 pendengar Yusuf Mansur belum memutuskan dukungan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA