Minggu, 17 Zulhijjah 1440 / 18 Agustus 2019

Minggu, 17 Zulhijjah 1440 / 18 Agustus 2019

Soal Intimidasi, Ustaz Somad Diminta Melapor ke Polisi

Senin 03 Sep 2018 14:36 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Andi Nur Aminah

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto

Foto: Republika/Arif Satrio Nugroho
untuk menyelidiki pelaku intimidasi, polisi butuh keterangan langsung Uztaz Somad.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polri mengimbau Ustadz Abdul Somad untuk melapor pada kepolisian bila memang merasa diintimidasi terkait tausiyahnya di sejumlah tempat. Intimidasi tersebut diunggah dalam akun Instagram @ustadzabdulsomad. "Saya menilai beliau kan merasa diintimidasi, jadi silakan lapor," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/9).

Setyo menuturkan, polisi akan melakukan penindakan bila intimidasi yang dirasakan Abdul Somad dilaporkan. Pasalnya, untuk menyelidiki pelaku intimidasi, polisi membutuhkan keterangan langsung Abdul Somad.

"Kalau dia tidak lapor maka polisi tidak akan menangani. Nanti kalau misalnya kita minta keterangan tapi beliau tidak datang, kita susah juga kan. Kan diundang untuk diperiksa, diminta keterangan nanti susah," ujar Setyo.

Baca: Kemenag akan Dalami Informasi Pembatalan Ceramah Ustaz Somad

Dalam unggahan @ustadzabdulsomad, akun itu menyebut ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang. Lalu adanya beban panitia yang semakin berat dan kondisi psikologis jamaah dan ustadz Somad sendiri. "Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta.

Selama September, setidakya ada lima kota yang terpaksa dibatalkan rencana acaranya. Lima kota itu adalah Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri. Selanjutnya di bulan Oktober, juga ada janji untuk acara di Yogyakarta. Pada Desember, Ustaz Somad mengaku ada janji dengan Ustaz Zulfikar di daerah Jawa Timur. "Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu," tulisnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA