Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Mahfud: Bencana Lombok Momentum Persatukan Indonesia

Sabtu 08 Sep 2018 19:15 WIB

Red: Ratna Puspita

Prof Mahfud MD di dalam salah satu kelas Madrasah Ceria BMH bersama Wulan Andriani relawan muda di Madrasah Ceria yang juga korban patah kaki akibat gempa 7 SR.

Prof Mahfud MD di dalam salah satu kelas Madrasah Ceria BMH bersama Wulan Andriani relawan muda di Madrasah Ceria yang juga korban patah kaki akibat gempa 7 SR.

Foto: Dok BMH
Mungkin selama ini, warga Indonesia terpisah karena urusan politik dan perbedaan.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK UTARA -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan bangsa. Hal itu dikatakan Mahfud MD usai mengunjungi secara langsung korban gempa bumi dan aktivitas belajar mengajar siswa di Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (8/9).

"Kita punya dua momentum yang menunjukkan kita sebagai bangsa memiliki ikatan batin yang kuat. Yaitu Asian Games dan bencana gempa bumi di Lombok," kata Mahfud di sekolah darurat, Dusun Cupak, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (8/9).

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu menyatakan penyatuan yang dimaksud karena kedua momentum itu sama-sama mempersatukan warga Indonesia. Ia menambahkan mungkin selama ini, warga Indonesia terpisah karena urusan politik dan perbedaan.

Di Asian Games, kata Mahfud, warga Indonesia bersatu dan mendukung Indonesia. Kemudian di bencana Lombok, seluruh warga Indonesia juga bersatu untuk memberikan bantuan.

"Orang seluruh Indonesia datang ke sini untuk membantu. Artinya kita tetap merasa bersaudara sebagai anak bangsa. Rasa kemanusiaan kita menjadi tumbuh dengan baik akibat dua momentum ini," kata Mahfud.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA