Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

TNI Tinjau Kondisi Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Selasa 18 Sep 2018 06:54 WIB

Red: Gita Amanda

Proses evakuasi pendaki di Gunung Rinjani oleh tim SAR gabungan pada Selasa (31/7).

Proses evakuasi pendaki di Gunung Rinjani oleh tim SAR gabungan pada Selasa (31/7).

Foto: Dok Basarnas Mataram
Peninjauan untuk melihat secara langsung dan memastikan kondisi jalur pendakian.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK -- Sejumlah personel TNI yang dipimpin oleh Dansektor III wilayah Lombok Timur Kolonel (Mar) Aziz meninjau kondisi jalur pendakian Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ini dilakukan pascabencana gempa bumi yang mengguncang Lombok beberapa waktu lalu.

Kolonel (Mar) Aziz dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/9), menjelaskan, ia bersama tim, yakni Serda Sahlan anggota Babinsa 1615-10/Sembalun dan empat anggota Yonzipur 10 Kostrad serta satu anggota Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) meninjau kondisi jalur tersebut, Senin (17/9). Mereka memastikan kondisi terakhir jalur pendakian Gunung Rinjani bagi para pendaki.

Gempa bumi telah banyak menelan korban jiwa dan puluhan ribu rumah rusak termasuk Taman Nasional Gunung Rinjani yang ditutup untuk sementara waktu. Akibat gempa tersebut, kondisi jalan pendakian cukup berbahaya sehingga turis mancanegara saat itu turut dievakuasi oleh gabungan TNI, Basarnas dan relawan.

Aziz beserta rombongan menelusuri jalur pendakian Gunung Rinjani, mulai dari Dusun Bawak Nao, Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat hingga Pos 2 tempat pendakian. Ia mengatakan, peninjauan ini adalah untuk melihat secara langsung dan memastikan kondisi jalur pendakian Gunung Rinjani bagi para pendaki.

Kondisi jalan jalur pendakian masih bagus dan bangunan pos cek poin juga masih bagus. Namun demikian, lanjut Aziz, pendakian ke Gunung Rinjani untuk sementara waktu masih ditutup hingga waktu yang ditentukan, mengingat kondisi gempa masih terus terjadi sampai saat ini.

"Mari sama-sama kita berdoa dan berharap, semoga gempa bumi yang terjadi di Lombok segera berakhir, sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali dengan aman dan lancar. Pariwisata di Nusa Tenggara Barat, Gunung Rinjani merupakan Ikon Destinasi Wisata yang sudah mendunia," tuturnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA