Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Kisah Perjuangan Syahrul Keluar dari Kota Palu

Sabtu 06 Oct 2018 06:57 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Andi Nur Aminah

Petobo, Palu, Sulawesi Tengah pascagempa.

Keluarga korban menangis saat menunggu proses evakuasi korban gempa bumi dan tsunami di Hotel Mercure, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10).

Foto:
Pengendara motor tiba-tiba abruk sendiri, terperosok ke dalam tanah yang menganga.

Sebenarnya, malam itu Syahrul melihat ribuan orang berbondong-bondong mencari tempat aman. Ada yang berjalan kaki, naik mobil, serta mengendarai motor. Mereka sengaja ke arah gunung untuk mencari tempat yang lebih tinggi.

Syahrul dan keluarganya sempat ingin ikut. Tetapi urung dilakukannya mengingat istrinya tengah hamil tua dengan hari perkiraan lahir 28 September. Dia mendengar ancaman tsunami dari warga yang berteriak. Namun hal yang lebih mencemaskannya adalah istrinya bisa melahirkan kapan saja.

Dia pun mencoba berpikir positif. Toh, letak geografis rumahnya berada di tempat yang cukup tinggi. Syahrul berusaha menenagkan keluarganya sambil tak henti berdoa sembari bertawakkal.

Hingga pagi hari, guncang gempa seolah tak berhenti. Namun kekuatannya pelahan berkurang. Syahrul lantas berniat mencari jalan untuk meninggalkan Kota Palu secepatnya.

Namun, carteran mobil tak ada. Sebab semua jalanan untuk keluar masuk kota terdampak longsor di mana-mana. Belum lagi penerbangan umum yang tidak ada karena fasilitas bandara rusak parah.

Syahrul mencari koneksi ke semua jaringan. Sepanjang perjalanan mencari akses keluar Palu, dia kaget melihat ratusan jenazah yang tergeletak di sejumlah titik. Jalanan terbelah, bangunan rata dengan tanah. Bahkan banyak jenazah terlihat masih menggantung di dinding Mal Tatura yang ambruk.

Dia juga terkejut melihat ribuan pasien dibiarkan tergeletak di halaman sebuah rumah sakit. Kuburan Cina yang ada di dekatnya pun penuh. Syahrul kian cemas karena jika istrinya melahirkan di Palu pasti tak akan mendapatkan pelayanan memadai.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA