Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Rendang 1,6 Ton dari Masyarakat Sumbar Berangkat ke Palu

Sabtu 06 Oct 2018 09:02 WIB

Red: Indira Rezkisari

BPBD Sumbar mengumpulkan sumbangan rendang dari masyarakat umum dan PNS di lingkungan Pemprov Sumbar. Hingga Senin (1/10), terkumpul 726 kg rendang untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu.

BPBD Sumbar mengumpulkan sumbangan rendang dari masyarakat umum dan PNS di lingkungan Pemprov Sumbar. Hingga Senin (1/10), terkumpul 726 kg rendang untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu.

Foto: Republika/Sapto Andiko Condro
Bantuan diinisiasi satu hari pascagempa dan tsunami di Sulteng.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Bantuan dari masyarakat Sumatera Barat untuk korban gempa di Sulawesi Tengah berupa 1,6 ton rendang didistribusikan melalui Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma dengan pesawat Hercules milik TNI. Daging rendang yang siap makan itu diharapkan bisa membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi.

"Kami sudah dapat konfirmasi. Pagi ini bantuan rendang dari Sumbar diberangkatkan ke Palu, Sulteng," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur dihubungi dari Padang, Sabtu (6/10).

Bantuan itu sudah mulai diinisiasi untuk dikumpulkan satu hari pascagempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah. Hanya dalam waktu empat hari terkumpul 1,6 ton rendang sebagai bentuk kepedulian warga Sumbar terhadap saudaranya yang mengalami musibah di Sulawesi.

Masyarakat Sumbar, terutama Padang sangat memahami sulitnya kehidupan pascabencana gempa yang meluluhlantakkan infrastruktur daerah. Pada 30 September 2009 di Sumbar sesaat sebelum bedug maghrib berbunyi, gempa 7,6 SR mengguncang Sumbar. Meski tidak mengakibatkan tsunami, tetapi gempa itu menghancurkan ribuan rumah dan perkantoran.

Listrik mati, jaringan telekomunikasi terputus hingga daerah menjadi terisolir dan logistik susah didapat. Tercatat 1.195 orang meninggal dalam bencana besar tersebut.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan logistik merupakan kebutuhan utama bagi korban pascabencana. Karena itu masyarakat Sumbar fokus mengumpulkan rendang untuk membantu kebutuhan logistik di Palu, Donggala dan Sigi.

Selain rendang, masyarakat bersama Pemprov Sumbar juga mengirimkan Rp 1 miliar uang bantuan yang bisa digunakan oleh pemerintah setempat untuk membantu warganya. Sebelumnya Pemprov Sumbar kesulitan mendistribusikan randang yang telah terkumpul di kantor BPBD setempat karena belum ada penerbangan komersil menuju Palu.

Akhirnya pemerintah daerah berkoordinasi dengan satgas penanggulangan bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala di Lanud Halim Perdanakusuma untuk pengiriman bantuan itu.



sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA