Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

TNI Temukan Uang Rp 1 Miliar Saat Evakuasi Korban

Senin 08 Oct 2018 00:06 WIB

Red: Ratna Puspita

Kondisi jalanan yang rusak di Desa Jono Oge, Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis 4/10).

Kondisi jalanan yang rusak di Desa Jono Oge, Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis 4/10).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Brankas berisikan uang Rp 1 miliar milik GPI Jono Oge.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Prajurit TNI Angkatan Darat dari Batalyon Zeni Tempur-8/Sakti Mandra Guna (SMG) Kodam XIV/Hasanuddin, Makassar, menemukan brankas berisi uang sekitar Rp 1 miliar saat evakuasi korban gempa di Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kepala Penerangan Komando Tugas Gabungan Terpadu Sulawesi Tengah (Kogasgabpad Sulteng) Kolonel Inf Muh Thohir menyampaikan konfirmasi soal kebenaran penemuan brankas berisi uang tersebut.

Penemuan terjadi saat tim evakuasi dari Satgas Yonzipur-8/SMG di bawah pimpinan langsung Komandan SSK Kapten Czi Basor Hermawan, sedang mencari dan menemukan korban di lokasi reruntuhan bangunan Pusdiklat Warga Gereja Pentekosta Indonesia (GPI) Jono Oge di Lagaleso, Kabupaten Sigi, pada Sabtu (6/10). Mereka melakukan pencarian korban dengan menggunakan peralatan seadanya dan mereka menemukan satu buah brankas milik GPI yang berisikan uang sekitar Rp 1 miliar, sertifikat gereja, dan  dokumen penting lainnya.

"Saat dikonfirmasi ke Pendeta Gereja GPI Wilson Wetzler Lampie, pendeta membenarkan bahwa brankas tersebut adalah milik gereja GPI," kata Thohir yang juga Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka di Palu, Ahad (7/10). 

Dia menyebutkan Wilson sangat  mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Satgas Yonzipur-8/SMG dan menyampaikan ucapan terima kasih atas penemuan brankas berisi dana umat. Dengan demikian, penemuan uang tersebut dapat dimanfaatkan untu membangun kembali gereja yang sudah hancur akibat gempa.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA