Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

UBSI Tasikmalaya Meriahkan Oktober Festival 2018

Selasa 16 Oct 2018 05:10 WIB

Red: Irwan Kelana

Mahasiswa UBSI  Tasikmalaya ikut serta meriahkan peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya.

Mahasiswa UBSI Tasikmalaya ikut serta meriahkan peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya.

Foto: Dok UBSI
UBSI Tasikmalaya ikut serta melestarikan kebudayaan lokal Suku Sunda.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Universitas Bina Sarana Informatika  (UBSI) Tasikmalaya, mengikuti Karnaval Budaya Jenis Jampana pada perhelatan Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) 2018.

TOF 2018 yang dihelat di Tasikmalaya, Jawa Barat, 13 – 16 Oktober 2018. Kegiatan ini merupakan peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya.

Siaran pers UBSI yang diterima Republika.co.id, Senin (15/10) menyebutkan, TOF tahun ini dirangkai dengan berbagai kegiatan, antara lain  Pameran Tasik Kreatif, Tasikmalaya Food Culinary,  dan Muslim Fashion Show. Selain itu,  Gelar Budaya atau Helaran Budaya yang terdiri dari Tasik Fahion Show Carnaval dan Tasik Jampana Carnaval. TOF tahun ini juga dihadiri  delegasi dari Jepang.

Kepala Kampus UBSI Tasikmalaya, Agung Baitul Hikmah mengatakan, tahun ini konsep UBSI  Tasikmalaya mengikuti pagelaran sejalan dengan konsep transformasi BSI menjadi Universitas Bina Sarana Infomatika (UBSI).

“Pagelaran tahun ini istimewa bersamaan dengan transformasi UBSI. Warga kota Tasikmalaya sebelumnya mengenal BSI, tetapi mulai saat ini akan terbiasa dengan BSI Tasikmalaya yang telah berubah menjadi universitas,” kata Agung.

Agung menambahkan, memanfaatkan konsep budaya Sunda yang dipadukan dengan tema pemanfaatan teknologi informasi, mahasiswa UBSI Tasikmalaya memakai dudukuy yang terbuat dari anyaman panama yang merupakan salah satu kerajinan khas Kota Tasikmalaya. Selain itu, mahasiswa UBSI Tasikmalaya menampilkan pertunjukan angklung, robot serta tarian khas Sunda.

“Pada perhelatan ini, UBSI Tasikmalaya tidak hanya ikut serta langsung dalam memperingati hari jadi Kota Tasikmalaya tetapi juga ikut serta dalam melestarikan kebudayaan lokal suku Sunda, terutama di kota Tasikmalaya. Selain itu juga memperkenalkan wajah baru dari BSI Tasikmalaya yang telah bertransformasi menjadi UBSI  Tasikmalaya kepada pemerintah dan warga kota Tasikmalaya,” kata Agung.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA