Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Gubernur NTB Dorong Dialog Tuntaskan Persoalan Masyarakat

Jumat 19 Okt 2018 22:37 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gubernur NTB Zulkieflimansyah atau Bang Zul menggelar Jumpa Bang Zul untuk seluruh warga NTB di Kantor Pemprov NTB, Jumat (12/10).

Gubernur NTB Zulkieflimansyah atau Bang Zul menggelar Jumpa Bang Zul untuk seluruh warga NTB di Kantor Pemprov NTB, Jumat (12/10).

Foto: Muhammad Nursyamsyi / Republika
"Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi"diyakini bisa menyelesaikan 80 persen masalah warga

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah menaruh keyakinan program dialog dengan warga bertajuk "Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi" yang digelar setiap Jumat pagi  mampu menuntaskan permasalahan-permasalahan yang muncul di tengah masyarakat.

Menurut Zul, masyarakat bisa secara langsung menyampaikan keluhan dan aspirasi kepada pemimpinnya"Saya yakin dengan kegiatan seperti ini 80 persen permasalahan di masyarakat NTB dapat diselesaikan, karena di sini sudah ada para kepala dinas terkait yang akan menjawab dan menindaklanjutinya," ujar Zul saat dialog di halaman Kantor Pemprov NTB, Jalan Pejanggik, Kota Mataram, NTB, Jumat, (19/10).

Zul yang didampingi Wakil Gubernur, Sitti Rohmi Djalilah dan seluruh Kepala OPD lingkup Pemprov NTB, menekankan kepada suluruh jajarannya untuk turun langsung menyelesaikan segala persoalan di lapangan. Dengan begitu, dia meyakini segala macam kesulitan aspirasi masyarakat mulai dari masalah sosial, pendidikan, ekonomi dan infratruktur dapat segera ditangani dengan baik.

"Contohnya seperti masalah pencairan dana bantuan gempa, dari semula yang begitu ribet kini menjadi sangat gampang. Itu berkat komunikasi dan silaturrahmi langsung dengan pemerintah pusat," lanjutnya.

Selain dari program tersebut, kata Zul, masyarakat NTB juga dapat menyalurkan aspirasi melalui program NTB Care. Mantan Anggota DPR itu menilai, NTB Care yang dapat diakses melalui aplikasi android dan laman juga menghapus stigma pimpinan feodal. Biasanya, kata dia, masyarakat harus mengantre berjam-jam agar bisa bertemu pemimpinnya.

"Dengan kedua program ini segala masalah masyarakat insyaAllah dapat terjawab dan terselesaikan dengan baik," kata Zul.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA