Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

20 Ribu Jiwa Terdampak Kekeringan di Karawang

Sabtu 20 Oct 2018 17:51 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi Kekeringan

Ilustrasi Kekeringan

Foto: Foto : MgRol_94
Kekeringan tersebar di 15 desa di tiga kecamatan.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Kekeringan yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sepanjang Juli hingga Oktober mengakibatkan 20.698 jiwa kesulitan air bersih.  Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Supriatna mengatakan mereka tersebar di 15 desa di tiga kecamatan.

Catatan BPBD Karawang, bencana kekeringan yang terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tegalwaru, Pangkalan dan Ciampel tersebut telah terjadi sejak akhir Juli hingga pekan kedua Oktober 2018. "Selama kurun waktu Juli hingga saat ini kami terus melakukan pendistribusian air ke desa-desa yang mengalami kekeringan," katanya.

Selain BPBD Karawang, ada juga pihak lain yang mendistribusikan air bersih ke daerah kekeringan seperti dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum, pihak kepolisian, serta pihak-pihak swasta.

Kekeringan terjadi di Kecamatan Tegalwaru di antaranya Desa Kutalanggeung, Cintalanggeng, Cintalaksana, Cintawargi, Wargasetra, Cigunungsari, dan Desa Cipurwasari. Di Kecamatan Pangkalan, kekeringan terjadi di Desa Jatilaksana, Mulangsari, Tamansari, Tamanmekar, Cintaasih, Kertasari dan Desa Ciptasari.

Di Kecamatan Ciampel, sesuai dengan catatan BPBD Karawang, kekeringan hanya terjadi di Desa Parungmulya.


sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA