Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Tim SAR Gabungan Intensifkan Pencarian Santri Tenggelam

Selasa 23 Oct 2018 15:06 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nashih Nashrullah

Wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat masih dipadati pengunjung pada Selasa (3/6).

Wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat masih dipadati pengunjung pada Selasa (3/6).

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Hingga Selasa siang petugas gabungan masih berada di lautan untuk mencari korban.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI— Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban yang hilang tenggelam di Pantai Selatan Kabupaten Sukabumi Selasa (23/10). Namun hingga Selasa siang korban belum ditemukan.

Sebelumnya sebanyak tiga orang pengunjung Pantai Selatan Kabupaten Sukabumi yang merupakan santri tersebut dilaporkan hilang tenggelam Senin (22/10). 

Dari tiga orang itu, satu orang berhasil diselamatkan, satu orang hilang dan satu korban lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Data dari Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi dan Basarnas Pos Sukabumi menyebutkan, kecelakaan laut tersebut terjadi di dua titik berbeda. Pertama di Pantai Istiqomah Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Di mana di lokasi tersebut ada dua orang pengunjung yang tenggelam sekitar pukul 11.45 WIB dan satu orang diantaranya hilang yakni Hasan Bin Dadang (16) warga Kampung Selaawi 2 Desa Cirumput Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi.

''Tim rescue Pos SAR Sukabumi beserta unsur melakukan pencarian dengan membagi tim menjadi tiga tim,'' ujar Kordinator Basarnas Pos Sukabumi Faber Sinaga kepada wartawan Selasa. 

Tim pertama melakukan pencarian di sekitar sisi timur lokasi kejadian dengan menggunakan perahu karet dengan luas area dua nautical mile (Nm).

Sementara tim kedua melakukan pencarian di sisi barat lokasi kejadian dengan menggunakan kapal Polair dengan luas area 4 Nm. Tim terakhir melakukan pencarian dengan menyisir bibir Pantai Istiqomah dengan ATV sejauh 3 kilometer.

Unsur yg terlibat dalam pencarian lanjut Faber yakni Pos SAR Sukabumi sebanyak 10 orang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi sebanyak tiga orang, Polair Sukabumi sebanyak 10 orang, Polsek Palabuhanratu sebanyak 3 orang. Selain itu Balawista sebanyak dua orang, Pos TNI Angkatan Laut riga orang serta keluarga dan masyarakat sekitar sebanyak 10 orang.

Peralatan yang digunakan untuk pencarian kata Faber, yakni satu unit rescue car carier, satu unit ATV, palsar air lengkap, dan kapal Polair Sukabumi. Ia berharap proses pencarian ini bisa segera menemukan keberadaan korban.

Koordinator FKSD Sukabumi Okih Pajri menambahkan hingga Selasa siang petugas gabungan masih berada di lautan untuk mencari korban. ''Pencarian terus dilakukan agar korban bisa segera ditemukan,'' imbuh dia.

Okih menerangkan, dari data yang dihimpunya di Pantai Istiqomah ada korban yang selamat yakni Rehan (12 tahun) warga Kampung Baros RT 01 RW 04 Desa Cikahuripan Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur. Sementara satu korban yang belum ditemukan Hasan Bin Dadang (16) warga Kampung Selaawi 2 Desa Cirumput Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. 

Berdasarkan keterangan saksi menyebutkan korban bersama teman-temannya berenang di Pantai Istiqomah sekitar pukul 11.50 WIB. Menurut Okih, korban Rehan awalnya terbawa arus laut dan di selamatkan oleh Hasan. Namun naas karena arus laut yang sangat kencang Hasan terbawa arus laut dan sampai sekarang belum diketemukan.  

Ciri-ciri korban yang belum ditemukan yaitu rambut lurus, pakaian atau baju warna hitam atau bercorak animasi. Selain itu mengguakan celana pendek warna ungu dan memakai sarung. Korban juga merupkan santri PP Atholibiah Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Sukabumi. 

Selain di Pantai Istiqomah lanjut Okih, kecelakaan laut juga terjadi di sekitar kawasan Pantai Istana Presiden pada Senin sekitar pukul 11.00 WIB. Korban yang tenggelam adalah Alam Alpariji (16) warga Kampung Babakan Kecamatan Cileungsi. Bogor. 

‘’Korban terseret arus tertolong oleh rekan korban dan meninggal di RSUD Palabuhanatu,’’ imbuh Okih. Korban merupakan salah seorang santri di  PP Al-Atiqiah Kecamatan Parungkuda, Sukabumi

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA