Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

4.000 Pendaftar CPNS DIY tak Lolos Seleksi Administrasi

Rabu 24 Oct 2018 17:25 WIB

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Yusuf Assidiq

Warga membuat SKCK sebagai syarat melamar CPNS.

Warga membuat SKCK sebagai syarat melamar CPNS.

Foto: Antara.
Tes tertulis (Tes Kemampuan Dasar) CPNS menurut rencana dilaksanakan 26 Oktober 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Jumlah pendaftar CPNS di lingkungan Pemda DIY sebanyak 20.759 orang. Tetapi yang memenuhi syarat administrasi tercatat hanya sekitar 15 ribu pendaftar.

‘’Berarti ada sekitar 4.000 orang pendaftar CPNS yang tak lolos seleksi administrasi,” kata Kepala Badan Kepegawaian (BKD) DIY, Agus Supriyanto, kepada wartawan.

Dijelaskan, kebanyakan yang tidak memenuhi syarat adalah karena bahan pada berkas lamaran tidak sesuai. Misalnya, scan dari ijasah tidak jelas, atau surat lamaran ditulis pakai ketik. "Karena kalau untuk surat lamaran seharusnya ditulis tangan," ungkapnya.

Untuk tes tertulis (Tes Kemampuan Dasar) CPNS, menurut rencana Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan dilaksanakan 26 Oktober 2018 di  Graha Wani Bhakti Yasa Yogyakarta. Ia mengatakan dalam sehari yang akan dites sekitar 3.000-4.000 orang, dengan setiap sesi sebanyak 600 orang.

Sehingga dalam sehari ada lima sesi tes. Sehingga dengan sekitar 15 ribu orang yang dites perlu waktu lima hari. “Itu baru untuk pendaftar Pemda DIY, belum lagi yang mendaftar di kabupaten/kota tesnya juga di situ. Sehingga untuk TKD (Tes Kemampuan Dasar) memerlukan waktu sekitar sebulan untuk seluruh DIY," kata dia.

Selanjutnya,  Agus menambahkan, setelah lulus tes kemampuan dasar, akan dilakukan TKB (Tes Kemampuan Bidang) secara tertulis. Terkait dengan permintaan dari Pemda DIY untuk seleksi CPNS di DIY ada materi soal keistimewaan, menurut Agus, disetujui oleh pemerintah pusat.

"Namun yang tes dengan soal tentang keistimewaan hanya untuk beberapa formasi yang terkait dengan keisitmewaan, seperti untuk Dinas Tata Ruang serta Dinas Pekerjaan Umum," jelasnya.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA