Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Ini yang Disayangkan Menteri Agama Terkait Insiden Bendera

Rabu 24 Oct 2018 20:30 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Muhammad Hafil

Ilustrasi Pembakaran Bendera Tauhid

Ilustrasi Pembakaran Bendera Tauhid

Foto: Foto : MgRol112
Aksi pembakaran dinilai merusak citra para santri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyayangkan aksi pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh Banser NU Garut. Sebab, kata dia, aksi tersebut dilakukan saat peringatan Hari Santri Nasional di Garut.

"Dari sisi Kemenag kami amat sangat menyayangkan terlepas apapun latar belakangnya, tetapi ini terjadi justru dalam rangka kita memperingati hari santri secara nasional yang kita angkat temanya itu bersama santri damailah negeri," kata Lukman di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (24/10).

Aksi inipun dinilainya merusak citra para santri yang selama ini telah membangun kedamaian. Karena itu, ia meminta semua pihak untuk menahan diri dan tak main hakim sendiri. Ia juga mengimbau agar tak ada pengerahan massa untuk melakukan penolakan ataupun memberikan dukungan dari kasus ini.

"Itu menurut saya sama-sama tidak positif untuk upaya bagaimana kita bisa meredamkan persoalan ini sehingga tidak menyebabkan persoalan baru yang lebih kompleks, lebih pelik," tambah dia.

Lukman mengatakan, tindakan main hakim sendiri justru akan menimbulkan permasalahan baru dan tak akan menyelesaikan masalah. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menyerahkan kasus ini kepada kepolisian.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA