Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Erick Thohir: Pemimpin Harus Tegas dan Membimbing

Jumat 09 Nov 2018 14:41 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Andri Saubani

Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir.

Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir.

Foto: dok. INASGOC
Erick setuju dengan pernyataan Jokowi mengenai sosok pemimpin yang tegas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) paslon capres-cawapres nomor urut 01, Erick Thohir mengaku setuju dengan pernyataan Joko Widodo (Jokowi) mengenai sosok pemimpin harus tegas, tapi tidak marah-marah. Erick menambahkan, kepemimpinan yang tegas itu juga harus dibarengi dengan sifat membimbing.

“Saya rasa memang kalau di sebuah kepemimpinan itu  harus tegas, tapi tegas itu juga yang membimbing,” ujarnya saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/11) malam.

Ia memberi contoh kepemimpinan dalam sebuah perusahaan. Menurutnya, seorang pemimpin yang suka marah-marah, tentu akan membuat kinerja para pegawai di perusahaan tersebut menjadi tidak produktif.

“Ini yang harus kita jaga bahwa memang kepemimpinan nasional di Indonesia ke depan tidak hanya kerja keras, kasih lihat bukti nyata dari track record-nya, dan tentu ketegasan itu menjadi salah satu pokok yang penting,” imbuh Erick.

Erick pun menyebutkan, Jokowi kerap kali mengingatkan betapa pentingnya hijrah dalam melakukan banyak hal. Salah satunya dalam bidang ekonomi.

Erick mencontohkan, saat Jokowi bertemu dengan para pengusaha muda, capres nomor urut satu itu menyatakan bahwa ekonomi Indonesia saat ini mengalami perubahan atau hijrah. Dari yang dulunya individual, sekarang menjadi konglomerasi. Perubahan itu dikatakannya menjadi penting, untuk perkembangan ekonomi Indonesia ke depannya.

Ia menambahkan, perubahan tersebut terbukti dengan adanya gotong royong antara pengusaha dan pemerintah. Seperti saat ini, rupiah tengah menguat terhadap dolar AS karena hasil gotong royong tersebut.

“Kita harus yakini sama-sama, ini menjadi solusi yang terbaik kalau kita gotong royong, apalagi kalau punya pemimpin yang tegas, yang tidak marah-marah, tapi justru membimbing bagaimana mencari jalan keluar,” tegasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA