Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Sleman Belajar Wisata Ramah Anak dari Kota Batu

Jumat 16 Nov 2018 23:48 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Dwi Murdaningsih

Kunjungan wisata yang dilakukan anak-anak di sekitaran Istana  Kepresidenan Yogyakarta, Ahad (16/9).

Kunjungan wisata yang dilakukan anak-anak di sekitaran Istana Kepresidenan Yogyakarta, Ahad (16/9).

Foto: Wahyu Suryana/REPUBLIKA
Sleman menggagas wisata layak anak dengan embrio Rumah Dome, Sengir, Madurejo

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman melakukan studi orientasi peningkatan kapasitas Forum Anak Sleman ke Forum Anak Mahasatu di Jawa Timur. Itu dilakukan demi wujudkan Kawasan Wisata Ramah Anak yang jadi elemen Kabupaten Layak Anak.

Sekretaris Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Tina Hastani mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan dengan melihat aktivitas forum anak Kota Batu. Salah satunya keterlibatan forum anak dalam mewujudkan wisata layak anak.

Mereka mengajak 24 orang dari Forum Anak Sleman dan fasilitator untuk mencari tahu apa yang bisa diterapkan dalam mewujudkan wisata layak anak di Kabupaten Sleman. Termasuk, melihat koordinasi lintas OPD.

Ia menjelaskan, saat ini Sleman sedang menggagas wisata layak anak dengan embrio Rumah Dome, Sengir, Madurejo dan Prambanan. Dalam pengembangannya, diperlukan keterlibatan Forum Anak Sleman.

"Diharapkan dapat memperoleh inspirasi bagaimana kita melibatkan anak-anak dalam pengembangan wisata ramah anak karena mereka yang tahu persis apa yang dibutuhkan," kata Tina, Jumat (16/11).

Kabid PPA Dinas P3AP2KB Kota Batu, Didik Santoso menuturkan, implementasi wisata ramah anak berangkat dari pelopor dan pelapor. 2D itulah yang langsung diimplementasikan di daerah-daerah wisata.

Seperti setop merokok dan bahaya narkoba. Selain itu, forum anak terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan wisata seperti pendampingan ketika wisata petik buah apel dan sosialisasi.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengapresiasi studi orientasi yang dilakukan. Ia berpendapat, langkah itu akan memberi pengalaman berharga bagi kedua belah pihak.

"Forum anak merupakan wadah kegiatan positif untuk belajar berorganisasi dan melatih jiwa kepemimpinan sejak dini," ujar Dewanti.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA