Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Sandiaga: Kegiatan Religi Bangkitkan Ekonomi Umat

Senin 19 Nov 2018 03:10 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Muhammad Hafil

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno bernyanyi bersama warga saat meresmikan Roemah Djoeang di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Ahad (18/11/2018).

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno bernyanyi bersama warga saat meresmikan Roemah Djoeang di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Ahad (18/11/2018).

Foto: Antara/Anis Efizudin
Sandi kerap menerima keluhan dari pedagang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno ikut mengikuti pengajian Kiai Mukti di Pondok  Pesantren An Najach Tegalrejo Magelang, Ahad (18/11). Banyaknya jemaah yang hadir dalam tausyiah tersebut membuat Sandiaga yakin bahwa kegiatan religi semacam itu bisa membangkitkan ekonomi keumatan.

“Kita saksikan bersama para pedagang berkumpul di sini. Dari penjual makanan, minuman, pakaian, cemilan. Transaksi berjalan, pedagang dan pembeli sama-sama happy. Ini adalah gerak ekonomi rakyat sesungguhnya," kata Sandiaga dalam keterangannya, Ahad (18/11).

 

Sandi kerap menerima keluhan dari pedagang pada saat dirinya berkeliling ke seluruh Indonesia. Keluhannya hampir sama yaitu pelaku UMKM merasa sepi pembeli.  "Ini yang membuat kami fokus pada perbaikan ekonomi,” jelas Sandi.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tidak terlalu menggembirakan. Berbagai kebijakan sedikit sekali yang berpihak kepada ekonomi rakyat kecil.

Banyak kebijakan yang berpihak kepada impor dan asing. Padahal menurutnya Indonesia punya kemampuan untuk memenuhi kebutuhannya dari produksi dalam negeri.

“Indonesia punya kekuatan untuk bisa berdiri di kaki sendiri  dan tidak tergantung pada produksi asing. Bonus demografi di tahun 2020, sumber daya alam yang melimpah, ini kekuatan dahsyat yang membuat Indonesia great,” katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA