Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

PDIP Konsolidasi Pemenangan Pileg dan Pilpres

Sabtu 01 Dec 2018 12:06 WIB

Rep: Rizkyan adiyudha/ Red: Muhammad Hafil

PDIP.

PDIP.

Pertemuan dilakukan secara tertutup.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus melakukan langkah konsolidasi. Hal itu dilakukan guna memastikan jalan kemenangan bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan juga sekaligus untuk memenangkan PDIP.

"Hari ini seluruh struktur ditingkat provinsi kami kumpulkan untuk membahas langkah-langkah strategis melakukan evaluasi dan mendorong seluruh gerak pemenangan Pak Jokowi dan KiaiMa'ruf dan PDIP," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto sebelum membuka Rakor Pemilu 2019 di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Menteng, Sabtu (1/12).

Hasto mengatakan, tidak hanya struktur yang dikumpulkan tetapi para kepala daerah dari PDIP pun itu telah dikumpulkan beberapa waktu lalu secara tertutup. Dia mengatakan, materi yang dibahas dalam pertemuan yang menghadirkan seluruh ketua, sekretaris dan bendahara DPD se-Indonesia dan hampir seluruh pimpinan DPP PDIP itu membahas dinamika politik saat ini.

Rakornas, dia melanjutkan, juga mendiskusikan pemetaan politik saat ini dan juga gugatan yang dilakukan Partai Berkarya terhadap wakil sekjen PDIP Ahmad Basarah.

Lebih lanjut, kata Hasto, agenda hari ini pemetaan politik terlebih dahulu dari seluruh kader partai dan nanti seluruh hasilnya akan disampaikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kan tiga bulan sudah ada dinamika politik, sudah ada upaya menjalankan agenda keputusan rakornas tiga bulan yang lalu dengan demikian sekarang lebih langkah-langkahnya jauh lebih konkret karena merupakan hasil evaluasi dari tiga bulan lalu," beber Hasto.

Setelah membuka rakor, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang DH melaporkan perkembangan situasi terkini di sejumlah wilayah. Termasuk bagaimana memenangkan suara di sembilan daerah dimana raihan suara Jokowi mengalami kekalahan pada pemilu 2014 lalu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA