Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Sudirman Said Berharap Reuni 212 Berjalan Damai

Sabtu 01 Dec 2018 12:50 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Sudirman Said

Sudirman Said

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sudirman SAid membantah Reuni 212 bermuatan politis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno Sudirman Said belum mengetahui terkait kabar kepastian Prabowo dan Sandiaga hadir dalam reuni 212. Kendati demikian, ia berharap aksi besok berjalan damai. 

"Saya berharap acara besok itu betul-betul damai, jauh dari kekerasan, dan itu wujud dari kegembiran mewujudkan aspirasi," kata Sudirman di Jakarta, Sabtu (1/12).

Ia juga membantah kegiatan tersebut bermuatan politis. Sebab, kedua pihak diundang untuk hadir dalam acara yang rencanannya digelar lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (1/12).

"Kalau yang saya tahu seluruh penyelenggara punya dari acara ini menyatakan ini bukan acara politik, ini acara berkumpul, berdoa ibadah bersama jadi saya kira nggak ada kampanye politik," ungkapnya.

Selain itu ia juga berharap petugas keamanan bisa menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga apa yang menjadi kekhawatiran tidak terjadi. "Saya lihat para peserta datang dari seluruh tanah air, tinggal respon dari petugas keamanan, mudah-mudahan menjaga kegembiraan tadi, jangan menimbulkan ketegangan," harapnya.

Sebelumnya Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menilai positif rencana penyelenggaraan Reuni 212. Acara reuni tersebut menurut dia akan jadi ajang untuk mengokohkan ke-Indonesiaan.

"Saya lihat acara ini positif untuk mengokohkan ke-Indonesiaan, spirit 212 itu positif sejak awal karena ia lahir sebagai reaksi atas tindakan yang menodai ke-Indonesiaan yaitu penistaan agama," kata Jazuli melalui keterangan tertulis yang diterima, Jumat (30/11). 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA