Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Pemerintah: Pembunuhan Warga Sipil adalah Pelanggaran HAM

Rabu 05 Dec 2018 15:19 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Muhammad Hafil

Anggota TNI dibantu warga mempersiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018).

Anggota TNI dibantu warga mempersiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018).

Foto: Antara/Iwan Adisaputra
Pengkategorian berat itu harus melalui kajian yang komprehensif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menyatakan, pembunuhan terhadap puluhan pegawai PT Istaka Karya di Papua merupakan pelanggaran HAM. Deputi Komunikasi, Informatika dan Aparatur Kemenko Polhukam, Rus Nurhadi Sutejo menyampaikan, pemerintah tengah berupaya mengadang informasi yang menyebut bahwa kelompok separatis merupakan pihak yang diintimidasi.

"Itu yang harus kita counter, selama ini kelompok separatis merasa diintimidasi oleh kita, padahal sebaliknya. Bahkan mereka membunuh orang yang tidak bersenjata dan sipil," katanya di Senayan, Jakarta, Rabu (5/12).

Ia menilai, dugaan pembunuhan yang terjadi di Papua merupakan kejahatan hak asasi manusia kategori berat. Dengan catatan, pengkategorian berat itu harus melalui kajian yang komprehensif.

"Kami berusaha menyelesaikan masalah itu, mudah-mudahan kasus di Papua dapat diselesaikan," ujarnya.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah sedang berusaha untuk masuk ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Menurutnya, simpang siurnya informasi dapat dibuktikan oleh penemuan di lapangan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA