Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Ambles Jalan Gubeng Sebabkan Tiang Trafo PLN Roboh

Rabu 19 Dec 2018 15:20 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Dwi Murdaningsih

Foto aerial kondisi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/12/2018). Jalan raya tersebut ambles sedalam sekitar 20 meter dengan lebar 30 meter pada Selasa (18/12/2018) malam diduga karena proyek pembangunan gedung di sekitar lokasi.

Foto aerial kondisi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/12/2018). Jalan raya tersebut ambles sedalam sekitar 20 meter dengan lebar 30 meter pada Selasa (18/12/2018) malam diduga karena proyek pembangunan gedung di sekitar lokasi.

Foto: Antara
PLN mengupayakan agar jaringan bisa segera kembali normal.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Tiang Tegangan Menengah 20 kV dan 2 trafo milik PT PLN (Persero) roboh akibat peristiwa tanah amblas di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (18/12) malam. Manager Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jatim, Fenny Nurhayati mengungkapkan, PT PLN UID Jatim telah memadamkan listrik beberapa pelanggan di kawasan setempat akibat robohnya tiang tersebut.

Fenny mengatakan, dirinya menerima kabar robohnya tiang listrik pada Rabu malam sekitar pukul 21.32 WIB. Kemudian petugas PLN melakukan proses evakuasi trafo, tiang dan kabel PLN, khusus untuk pelanggan Gedung BNI dan Elizabeth serta satu trafo untuk proyek Siloam.

"Untuk pelanggan yang terdampak pemadaman hanya tersisa dua pelanggan, yakni untuk Gedung Elisabeth dan Gedung BNI, dan saat ini keduanya menyalakan listrik menggunakan genset," kata Fenny melalui pesan singkatnya, Rabu (19/12).

Saksi Ceritakan Suasana Sesaat Menjelang Jalan Gubeng Ambles

Fenny mengatakan, proses penormalan dan pemasangan tiang diupayakan bisa segera dilakukan. Terutama setelah pihak dari UP3 Surabaya Selatan melakukan survei dan perencanaan penempatan tiang dan penarikan jaringan.

"Kami dari PLN terus mengupayakan agar jaringan bisa segera kembali normal, dan meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak pemadaman," ujarnya.

Sementara di lokasi tanah amblas, keberadaan tiang listrik yang roboh masih dibiarkan. Karena petugas gabungan yang dikoordinasi oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas Kota Surabaya masih melakukan penyisiran terkait kemungkinan adanya korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jalan Raya Gubeng, Surabaya, tepatnya di sekitar gedung RS Siloam ambles sedalam kurang lebih 10 meter pada Selasa (19/12) malam. Amblasnya jalan tersesut menyisakan lubang yang menganga dengan panjang kurang lebih 30 meter, dan lebar kurang lebih 15 meter.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA