Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Bandara Juanda Beroperasi 24 Jam Selama Nataru

Kamis 20 Dec 2018 18:52 WIB

Red: Nidia Zuraya

Petugas melakukan pengisian bahan bakar avtur ke dalam pesawat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. ilustrasi

Petugas melakukan pengisian bahan bakar avtur ke dalam pesawat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. ilustrasi

Foto: Antara/Umarul Faruq
Bandara Juanda beroperasi selama 24 jam mulai hari ini hingga 6 Januari 2019

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, akan beroperasi 24 jam selama pelaksanaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Beroperasinya bandara selama 24 jam ini supaya seluruh calon penumpang bisa terangkut ke tempat tujuan.

General Manager PT Angkasa Pura I Juanda Surabaya Heru Prasetyo, mengatakan, pelaksanaan pengoperasian Bandara Internasional Juanda selama 24 jam ini berlangsung sejak dari tanggal 20 Desember 2018 sampai dengan 6 Januari 2019.

"Seluruh pelaksanaan perbaikan bandara yang biasanya dikerjakan pada malam hari, selama pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru 2019 ini untuk sementara waktu kami liburkan terlebih dahulu," katanya di sela peresmian posko Natal dan Tahun Baru 2019 di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya, Kamis (20/12).

Ia mengemukakan, pihaknya memperkirakan pada periode Natal dan Tahun Baru kali ini akan ada pertumbuhan pergerakan baik penumpang maupun pesawat. "Dibandingkan dengan masa Natal dan tahun baru sebelumnya, kami prediksi tahun ini pergerakan pesawat tumbuh tujuh persen dan penumpang sebesar sembilan persen. Asumsinya dari tren tahun ke tahun di mana ketika masuk di masa libur Natal dan tahun baru memang selalu terjadi peningkatan pergerakan," ujar Heru.

Dia menambahkan bahwa total pergerakan pesawat pada masa Natal dan Tahun Baru 2017 ke 2018 adalah sebanyak 9.963 dan penumpang sejumlah 1,4 juta pergerakan. "Posko yang dibuka kali ini berkolaborasi dengan banyak pihak yang terlibat di antaranya Kantor Otoritas Bandara, Airnav, Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI/POLRI, airlines, groundhandling, Basarnas, dan CIQ," katanya.

Sementara itu, pihaknya memperkirakan puncak arus mudik penumpang terjadi pada hari Sabtu, 22 Desember 2018 sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari Kamis, 3 Januari 2019.

"Hingga saat ini Bandara Udara Juanda Surabaya telah menerima usulan penerbangan tambahan dari lima maskapai domestik yakni, Sriwijaya Air, Citilink, Nam Air, Garuda dan Lion Air dengan tujuan Denpasar dan Lombok. Ada 45.360 kursi tambahan atau 244 penerbangan tambahan baik kedatangan dan keberangkatan dari Bandara Internasional Juanda," katanya.


sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA