Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Jalan Gubeng yang Ambles Mulai Dibuka untuk Umum

Kamis 27 Dec 2018 19:23 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ratna Puspita

Pekerja melakukan proses 'prime coat' pada urukan tanah sebelum di aspal di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/12/2018).

Pekerja melakukan proses 'prime coat' pada urukan tanah sebelum di aspal di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/12/2018).

Foto: Antara/Didik Suhartono
Pemkot Surabaya membuka dua dari empat jalur Jalan Gubeng.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Kota Surabaya beserta Polrestabes Surabaya mulai memfungsikan kembali Jalan Raya Gubeng yang ambles pada pekan lalu. Kendati demikian, hanya dua dari empat jalur yang dibuka untuk masyarakat.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan, secara teori, dua lajur yang difungsikan memang sudah aman untuk dilalui kendaraan. "Ya sudah jalan. Insya Allah aman. Secara teori aman, tetapi tetep kami jaga karena kan jalurnya nyempit, terus kami takut banyak yang berhenti di situ," kata Risma saat meninjau pembukaan kembali Jalan Raya Gubeng, Kamis (27/12) sore.

Risma menegaskan, nantinya jalan tersebut akan dijaga oleh Linmas dibantu oleh jajan Polrestabes Surabaya. Di sana juga akan didirikan posko-posko untuk penjagaan. Penjagaan dilakukan utamanya untuk mengantisipasi masyarakat yang berhenti dan berswa foto di jalan tersebut.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan mengatakan, jalan tersebut mulai dibuka pada Kamis (27/12) tepatnya pukul 18.00 WIB. Dia menegaskan, kepolisian akan menempatkan personel Satlantas dan Sabhara untuk melakukan pengaturan.

"Supaya semua kendaraan tetap berjalan dengan tertib. Kita juga melakukan penjagaan jangan sampai masyarakat ada yang berhenti bahkan selfie. Selain itu, kami memasang imbauan agar jalan ini tidak jadi tontonan," ujar Rudi.

Rudi memyatakan, untuk dua lajur sebelah barat yang sudah difungsikan tersebut, akan dibuka secara permanen. Namun, nantinya jika memang diharuskan untuk dilakukan perbaikan kembali, maka untuk sementara waktu akan ditutup.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA