Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Jalan Raya Gubeng Mulai Dibuka untuk Dua Lajur Sisi Timur

Kamis 27 Des 2018 20:43 WIB

Red: Andri Saubani

Pekerja melakukan proses 'prime coat' pada urukan tanah sebelum diaspal di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/12/2018).

Pekerja melakukan proses 'prime coat' pada urukan tanah sebelum diaspal di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/12/2018).

Foto: Antara/Didik Suhartono
Jalan Raya Gubenng sudah diputuskan memenuhi syarat untuk dilalui setelah ambles.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Jalan Raya Gubeng Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), yang ambles beberapa waktu lalu kini dibuka dua lajur untuk sisi timur mulai Kamis (27/12) malam ini. Jalan Raya Gubenng sudah diputuskan memenuhi syarat untuk dilalui.

"Iya sudah dibuka mulai pukul 18.00 WIB tadi," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Irvan Wahyudrajad, di Surabaya, Kamis (27/12).

Menurut dia, dibukanya Jalan Raya Gubeng setelah semua pihak yang terkait memutuskan kalau Jalan Raya Gubeng sudah memenuhi syarat untuk membuka lalu lintas kendaraan bermotor. Adapun pihak-pihak terkait di antaranya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Kepolisian Daerah Jawa Timur, Pemkot Surabaya dan Tim Ahli Bangunan Gedung dari ITS.

Hal sama juga dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Linmas Kota Surabaya Eddy Christianto. Ia mengatakan, untuk dua lajur Jalan Raya Gubeng sisi barat belum dibuka untuk umum karena menunggu dipasang steel sheet pile (SSP) atau dinding vertikal dari besi yang berfungsi untuk menahan tanah dan menahan masuknya air ke alam lubang galian.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebelumnya mengatakan, Jalan Raya Gubeng diuji coba untuk dua jalur pada Kamis ini. Menurutnya, sebetulnya uji coba sudah bisa dilaksanakan pada Rabu (26/12), namun karena pengaspalan jalan belum tuntas akibat hujan sehingga ditunda pada Kamis ini.

Risma mengatakan, pihaknya sudah mendatangkan tim ahli bangunan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk melakukan tes di lokasi jalan yang diuruk pada Rabu (26/12) pagi. Hasil tes dari ITS, lanjut dia, dua jalur sisi timur dinyatakan sudah memenuhi syarat dan bisa dilakukan uji coba. Sedangkan untuk dua jalur di sisi barat baru menunggu dipasang SSP.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA