Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

PAN: Pengunduran Diri Kader Kian Perkuat Menangkan Partai

Kamis 27 Dec 2018 22:09 WIB

Red: Ratna Puspita

Logo Partai Amanat Nasional (PAN)

Logo Partai Amanat Nasional (PAN)

Foto: Republika
Energi kader naik berlipat ganda untuk memenangkan partai dan Prabowo-Sandi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP PAN Intan Fauzi mengatakan pengunduran diri beberapa pengurus partai justru semakin memantik semangat kader yang berjuang memenangkan PAN pada Pemilu 2019. Termasuk, ia mengatakan, memenangkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Energi kader PAN naik berlipat ganda dan semakin solid. Semua kader optimis, tidak terlalu besar dampaknya bagi partai," kata Intan di Jakarta, Kamis (27/12).

Hal itu dikatakannya menanggapi mundurnya beberapa kader PAN dari kepengurusan partai seperti Sekretaris Dewan Kehormatan PAN Putra Jaya Husin, Bendahara Umum DPP PAN Nasrullah dan Ketua DPP PAN Agung Mozin. Dia menegaskan kader PAN memiliki mental petarung dan tahan banting, serta satu komando dan konsisten mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

Karena itu, dia menilai kalau memang ada kader yang tidak sejalan dengan PAN maka lebih terhormat mengundurkan diri, itu jauh lebih gentlemen. "Komitmen PAN itu berjuang 100 persen memenangkan PAN dan Prabowo-Sandi. Kalau memang ada kader yang tidak sejalan dengan PAN maka lebih terhormat mengundurkan diri," ujarnya.

Intan yang merupakan anggota Komisi V DPR RI itu menilai secara organisatoris, PAN adalah organisasi yang mapan sehingga pengunduran diri itu bagian dari dinamika berorganisasi. Namun, menurut dia, kalau ada kader yang mengundurkan diri, tidak akan mempengaruhi partai karena ada yang keluar namun lebih banyak yang bergabung.

"PAN adalah partai besar yang sudah matang dan solid. Kader PAN ini jutaan orang jumlahnya, seandainya ada yang keluar, hanya satu dua orang keluar sehingga sama sekali tidak mengganggu PAN," katanya.

Namun, dia menggarisbawahi, ketiga kader tersebut tidak keluar dari PAN, hanya mundur diri dari jabatan kepengurusan. Ia mengatakan mereka tetap kader PAN yang punya loyalitas dan integritas.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA