Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Pemkot Ajak Masyarakat Tangerang Bersedekah Daring

Ahad 13 Jan 2019 23:20 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Endro Yuwanto

Founder Paytren Yusuf Mansur memberikan paparannya saat acara seminar Perkembangan Fintech Indonesia di Kantor Tempo, Jakarta, Rabu (8/8).

Founder Paytren Yusuf Mansur memberikan paparannya saat acara seminar Perkembangan Fintech Indonesia di Kantor Tempo, Jakarta, Rabu (8/8).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Layanan itu akan semakin memudahkan masyarakat untuk bersedekah.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai bekerja sama dengan salah satu layanan finansial teknologi (financial technology/fintech) sebagai media sedekah secara digital atau dalam jaringan (daring). Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, layanan itu akan dinamakan Tengerang Bersedekah Online.

Menurut Arief, layanan itu akan semakin memudahkan masyarakat untuk bersedekah. Ia menjelaskan, fintech merupakan sebuah inovasi di bidang jasa keuangan yang pemanfaatannya telah banyak dipakai di berbagai hal, mulai dari pembayan transportasi hingga niaga.

"Kalau dulu mau sedekah kadang bingung karena gak bawa uang cash, sekarang tinggal transfer lewat aplikasi saja," kata Arief usai meluncurkan layanan itu, Jumat (11/1).

Arief berharap, dengan adanya aplikasi sedekah bisa mendorong peningkatan potensi infaq, sedekah, dan zakat dari masyarakat Kota Tangerang. Dengan begitu, dana yang terkumpul akan dapat terpantau dengan baik. "Nantinya masyarakat yang sedekah bisa ikut pantau dana yang diterima oleh masjid atau mushala melalui aplikasi Paytren," ungkapnya.

Arief menambahkan, Pemkot dan Baznas Kota Tangerang menargetkan bisa membentuk sebanyak 1.900 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid dan mushala di Kota Tangerang pada 2019. Dengan begitu, UPZ bisa membantu pengelolaan dana umat.

Dana itu, lanjut Arief, juga harus bisa dipergunakan untuk membantu umat yang ada di sekitar masjid dan mushala. Bantuan itu bisa berupa bantuan untuk anak sekolah atau uang tunai secara langsung bagi yang membutuhkan. "Biasanya kan masjid dan mushala ada uang kas, tapi biasanya uang kas masjid yang dari infaq, sedekah, dan zakatdigunakan untuk kebutuhan masjid," kata dia.

Sementara itu, pemilik salah satu layanan sedekah daring yang diajak kerja sama oleh Pemkot Tangerang, ustaz Yusuf Mansyur mengatakan, masyarakat memanfaatkan aplikasinya untuk beramal. Menurut dia, aplikasinya memungkinkan setiap masyarakat untuk bersedekah berapa pun nilainya, kapan pun, dan di mana pun berada. "Kemudahan sekarang sudah di genggaman, bahkan dengan Rp 1 pun tetap bisa bersedekah, karena fasilitasnya sudah ada," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA