Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Pengamat Harap Debat Putaran Dua Terjadi tanpa Kisi-Kisi

Ahad 20 Jan 2019 12:59 WIB

Red: Indira Rezkisari

Suasana usai debat pertama pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilu 2019 di Jakarta, Kamis (17/1).

Suasana usai debat pertama pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilu 2019 di Jakarta, Kamis (17/1).

Foto: Republika/Prayogi
Publik menunggu jawaban langsung tanpa kisi-kisi di debat kedua tentang ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Jerry Massie, berharap Komisi Pemilihan Umum tak memberikan kisi-kisi soal. Tujuannya agar debat kedua capres-cawapres berlangsung lebih berkualitas.

"Debat yang menarik dan orisinal jika tak ada lagi kisi kisi soal. Barangkali, debat awal hanya normatif tak ada yang heboh dan menarik," kata Jerry, di Jakarta, Ahad (20/1).

Hal itu, lanjut dia, untuk menghindari opini publik dan akan menjadi bahan gurauan negara tetangga. "Format pada debat pertama bagi saya tak bermutu dan tak berkualitas. Siapa saja bisa melakukannya. Ini kan debat presiden bukan bupati atau gubernur. Bikin yang fantastis biar debat berkembang, bukan identik dengan debat rekayasa," kata Jerry.

Peneliti IPI ini menyebutkan, bila debat capres berkualitas, maka marwah KPU dan kredibilitas KPU tetap terjaga. "Silakan berkreasi tanpa ada pencemaran, fitnah atau hoaks. Publik menunggu isu ekonomi dan pangan dipastikan panas jika tak ada kisi-kisi soal. Isu kartel dan mafia pangan, utang luar negeri, revitalisasi asing, pembangunan infrastruktur, BPJS, pertumbuhan ekonomi dan impor beras merupakan topik yang hangat dan menarik yang ditunggu," ucapnya.

Ia menambahkan, pada debat pertama pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mungkin bagi kelompok "grassroot" debat itu luar biasa.

"Tetapi bagi kalangan akademisi, profesional dan intelektual biasa saja atau 'low quality standard'," kata Jerry.



Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA