Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Debat Capres tanpa Kisi Soal, Kiai Maruf: Kami Selalu Siap

Ahad 20 Jan 2019 16:25 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Bayu Hermawan

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin bertemu tokoh sunda di Bandung, Sabtu (19/1).

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin bertemu tokoh sunda di Bandung, Sabtu (19/1).

Foto: Dok TKN
Kiai Ma'ruf mengatakan, pihaknya siap mengikuti segala aturan yang berlaku.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin tidak masalah jika Komisi Pemilihan Umum (KPU), tidak lagi memberikan kisi-kisi pertanyaan untuk debat kandidat capres-cawapres berikutnya. Kiai Ma'ruf mengatakan, pihaknya siap mengikuti segala aturan yang berlaku.

"Kita kan selalu siap saja apa yang keputusan KPU. Dan hasil kesepakatan kita akan menerima apa saja, kita akan ikuti apa saja, dan kita akan siap saja untuk mengikuti bentuknya seperti apa," kata Ma'ruf usai bersilaturahmi dengan ulama se-Bandung Raya, di Pondok Pesantren Riyadlul Huda Ngamprah, Bandung Barat, Jawa Barat pada Ahad, (20/1).

Sehingga, lanjut dia, debat tanpa bocoran bukan masalah bagi dirinya. Termasuk untuk Capres Jokowi. "Ya kalau sudah menjadi keputusan, siap," ucapnya.

Sementara itu, juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily menjelaskan dari awal, bukan pihaknya yang meminta adanya kisi-kisi tersebut. TKN, kata dia bersedia menjalankan debat tanpa bocoran soal.

"Pada prinsipnya kami sangat siap dengan format apapun. Kita tahu juga bahwa dalam format debat yang pertama, siapa yang mengusulkan soal kisi-kisi. Yang jelas bukan kami," jelasnya.

Baca juga:

Menurutnya, pasangan nomor urut 01, sangat siap dengan format apapun. Dimana, pihaknya akan selalu ingin mengeksplorasi lebih jauh tentang kedalaman visi misi dan program-program.

"Kita bisa lihat kemarin debat yang pertama, justru Paslon 01 yang paling orisinil, paling siap, dan paling konkret di dalam perdebatan debat pertama itu. Jadi tidak benar kalau di sosmed dikatakan kita yang mencontek," ujar Ace.

Diketahui, Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mengatakan akan mengevaluasi kisi-kisi pertanyaan kepada kandidat. Rencananya, abstraksi soal yang dibuat panelis tidak diberitahukan kepada kandidat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA