Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Kiai Maruf: Insya Allah Menang di Jabar Walau Tipis

Ahad 20 Jan 2019 20:15 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Bayu Hermawan

KH Ma'ruf Amin menghadiri launcing 'Kopi Abah' di Bandung, Kedatangan KH Ma'ruf Amin memberikan semangat dan motivasi kepada anak muda, khususnya para santri untuk kreatif dalam membangun ekonomi.

KH Ma'ruf Amin menghadiri launcing 'Kopi Abah' di Bandung, Kedatangan KH Ma'ruf Amin memberikan semangat dan motivasi kepada anak muda, khususnya para santri untuk kreatif dalam membangun ekonomi.

Foto: dok. TKN
Kiai Maruf mengatakan wilayah Jawa Barat menjadi incaran kedua kubu pasangan capres.

REPUBLIKA.CO.ID, CIWARUGA -- Calon Wakil Presiden (Cawapres) pasangan no urut 01, KH Maruf Amin mengungkapkan pada pemilihan presiden (pilpres) 2019, provinsi Jawa Barat menjadi incaran semua pasangan calon. Kiai Maruf optimistis dirinya dan Joko Widodo (Jokowi) menang di Pilpres 2019.

"Jawa Barat ini provinsi terbesar, pemilihnya 33 juta. Karena itu Jawa Barat menjadi incaran semua pihak. Kami tentu ingin (menang) apalagi pak Jokowi dulu kalah di Jabar sekarang harus menang," ujarnya seusai acara deklarasi dukungan relawan moja 31 Cigugur Girang ke paslon no urut 01 di Ciwaruga, Ahad (20/1).

Ma'ruf menuturkan, salah satu upaya yang harus ditingkatkan adalah dengan gencar datang ke Jawa Barat untuk meningkatkan elektabilitas. "Ya, pokoknya Insya Allah menang walaupun masih tipis (menang suaranya)," ucapnya.

Dirinya pun mengapresiasi dukungan yang disampaikan oleh warga Cigugur Girang terhadap paslon no urut 01. Bahkan, ia menyebut tidak hanya warga Cigugur Girang yang akan mendukung namun warga Jawa Barat akan bersatu mendukung paslon no urut 01.

"Kami mendapat dukungan dari warga Cigugur Girang dalam pilpres mendatang. Saya percaya tidak hanya Cigugur Girang tapi warga Jabar mereka semua ngahiji di no hiji," katanya.

Menurutnya, sosok Jokowi pantas  didukung. Sebab visinya yang akan membawa Indonesia menjadi Indonesia maju. Ia mengatakan bukan hanya visi tapi sudah berbuat sejak 2014.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA