Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Ahok yang tak Mau Dijemput

Kamis 24 Jan 2019 06:40 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha, Umar Mukhtar, Febrianto Adi Saputro, Ronggo Astungkoro/ Red: Muhammad Hafil

Sejumlah pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahoker) berkumpul di samping Mako Brimob Kelapa Dua Cimanggis Depok, Jawa Barat, Rabu (23/1/2019).

Perjalanan Ahok dalam Kasus Penistaan Agama Hingga Bebas

Foto:
Jokowi, Anies, hingga PA 212 menanggapi kebebasan Ahok.

Ahok tak Belum akan Terjun ke Politik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Selain akan berlibur ke kampung halamannya, Ahok sendiri setelah bebas berencana menekuni bisnis perminyakan. Selain itu, dia akan menjadi pembawa acara "talk show" setelah bebas dari tahanan pada Januari ini.

Kuasa hukum Ahok, Teguh Samudera menyebutkan rencana bisnis minyak tersebut sudah direncanakan sejak lama. "Setelah bebas nanti, Pak Ahok kemungkinan akan menekuni bisnis perdagangan minyak seperti yang waktu itu pernah di diskusikan," kata Teguh yang menyebut pihaknya sedang mencari kantor di sekitar Bundaran HI, Selasa (22/1).

"Kantornya tidak terlalu besar tapi yang cukup untuk beraktivitas," ujarnya. Untuk rencana menjadi pembawa acara "talk show", Teguh mengaku kliennya tersebut akan menjalani kontrak dengan salah satu stasiun televisi swasta.

Terkait dengan kemungkinan kliennya masuk ke dunia politik, Teguh belum bisa memastikan hal tersebut. Namun hal tersebut tergantung situasi dan kondisi.
"Soal politik, jika sudah pada waktunya dan kembali diperlukan untuk kepentingan nasional, demi bangsa dan negara, beliau tentu akan taat dan tidak akan menolak untuk kembali ke kancah politik," tuturnya.

Ketika ditanya soal rencana pernikahan Basuki Tjahaja Purnama, Teguh belum bersedia menjelaskan lebih lanjut soal itu. "Nanti pada waktunya akan diinformasikan tentang rencana pernikahan Pak Ahok. Karena soal pendampingan saat bebas dan soal perkawinan itu menyangkut hak privasi beliau maka kami tidak mau mendahului penjelasan dari beliau," katanya.

Sementara, mantan gubernur DKI Jakarta pengganti Ahok, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, usai bebas, Ahok tak akan masuk ke dunia politik. Djarot mengungkapkan, kegiatan Ahok setelah menghirup udara segar adalah berlibur. Mantan wali kota Blitar ini mengatakan, Ahok belum pernah berlibur selama bertugas sebagai pejabat publik di Ibu Kota Jakarta. Sehingga, dia melanjutkan, Ahok ingin memberikan dirinya kesempatan untuk menikmati hidup.

Ahok disebut-sebut akan bergabung dengan PDIP usai keluar dari penjara. Terkait hal tersebut, Djarot mengatakan, partai membuka pintu bagi mantan bupati Blitung itu untuk bergabung. Namun, dia menegaskan, hal itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

"Makanya akan kita kasih kesempatan untuk beliau jalan-jalan terlebih dahulu ya. Tapi kalau nanti, mau masuk politik lagi beliau pilih PDIP, itu pasti," kata Djarot lagi.

Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partai menyerahkan sepenuhnya keputusan bergabung kepada Ahok. Dia mengatakan, PDIP hanya akan menunggu keputusan Ahok untuk bergabung ke dalam partai. Hasto juga mengkau tak khawatir jila bergabungnya Ahok akan menggerus suara muslim yang menundukung partai.

"Yang penting PDIP selalu bersama rakyat, PDIP paling takut diitnggal rakyat maka kami memperbaiki diri kami, yang korupsi dipecat maka kami selalu di tengah rakyat menggelorakan martabat dan harga diri rakyat," katanya.

photo
Remisi Ahok.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA