Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

30 Puskesmas Bandar Lampung Fogging Rumah Warga

Senin 28 Jan 2019 19:17 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Muhammad Hafil

Pengasapan cegah demam berdarah (ilustrasi)

Pengasapan cegah demam berdarah (ilustrasi)

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Sudah ada kasus 38 demam berdarah di Bandar Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 30 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Bandar Lampung menggelar aksi fogging (pengasapan) rumah warga mulai, Senin (28/1). Hal tersebut dilakukan seiring meningkatnya jumlah kasus positif penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan penyebaran nyamuk aedes aegypti ,

Aksi fogging tersebut untuk memberantas nyamuk aedes aegypti dewasa yang menyebar di berbagai pemukiman penduduk yang terdampak kasus DBD. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandar Lampung Erwin Rusli telah memerintahkan 30 kepala Puskesmas se-Bandar Lampung untuk melakukan pengasapan rumah warga yang terkena dampak positif penyakit DBD.

Ia mengatakan saat ini sudah terdapat 38 kasus positif DBD pada Januari 2019 yang tersebar di Kota Bandar Lampung. Jumlah kasus tersebut, menurut dia, masih terntangani dengan baik baik di puskesmas maupun di rumah sakit. “Semua kasus DBD tertangani dengan baik,” kata Erwin Rusli saat menggelar apel di lingkungan Diskes Bandar Lampung, Senin (28/1).

Dari jumlah tersebut belum terdapat kasus yang meninggal dunia. Untuk menindaklanjuti kasus DBD di lingkungan warga, ia telah memerintahkan kepala Puskesmas di 30 tempat untuk melakukan aksi cepat tanggap yakni melakukan fogging ke rumah warga. Masing-masing puskesmas telah menerima data kependudukan warga yang mengalami DBD tersebut.

Menurut dia, peningkatan jumlah kasus secara signifikan di Kota Bandar Lampung tersebut, berdasarkan juga surat edaran dari Dirjen P2P Kemenkes dalam rangka cuaca ekstrem, untuk melakukan pencegahan dan penindakan cepat terutama di daerah endemis. Untuk itu, tujuan fogging massal tersebut untuk mencegah menyebarnya penyakit DBD di masyarakat.

Daerah yang endemis DBD berdasarkan catatan Diskes Bandar Lampung yakni berada di lima wilayah Puskesmas di Way Halim, Sukaraja, Way Laga, Sukarame, dan Way Kandis. Petugas melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan fogging. Selain itu, mengajak masyarakat untuk membersihkan lingungan sekitar dan rumahnya dengan program 3M (mengubur, menguras, dan menutup). 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA