Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Sekjen Akui PAN Diuntungkan oleh Politik Identitas

Rabu 30 Jan 2019 02:00 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Muhammad Hafil

Partai Amanat Nasional

Partai Amanat Nasional

Tidak sulit bagi PAN untuk mencari suara Persis dan Muhammadiyah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai amanat nasional ( pan ) Eddy Soeparno menilai ada sejumlah fenomena yang terlihat pascapilkada 2017, salah satunya terlihatnya politik identitas . Eddy mengatakan PAN sebagai partai yang memiliki agenda keumatan mengaku merasa diuntungkan dengan politik identitas.

"Jadi bagi partai-partai yang memiliki agenda keumatan yang kuat, apalagi didukung oleh ijtima ulama, saya kira itu akan mendapat manfaat yang besar untuk mengambil ceruk pasar dari pemilih berbasis keumatan itu," kata Eddy dalam diskusi di Media Center, Jakarta, Selasa (29/1).

Menurut Eddy tidak sulit bagi PAN untuk mencari suara Persis dan Muhammadiyah. Pasalnya ceruk-ceruk suara tersebut tidak lagi berpencar seperti sebelum 2016.

Selain itu Eddy menilai salah satu ormas yang mengalami pertumbuhan dengan sangat cepat yaitu Front Pembela Islam (FPI) Dalam setiap kampanye PAN mengaku juga kerap dibantu oleh FPI.

"Saya sendiri di dapil saya, saya sangat terbantu dengan kehadiran teman-teman FPi. Dan setiap kali saya turun, saya kemudian bersosialisasi dengan FPI, satu sen pun tidak keluar. Jadi mereka itu betul-betul berdasarkan militansi dan dorongan yang ya itu lilahitaala," jelasnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA