Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Satgas Antimafia Bola Cari Dokumen di Kantor Komdis PSSI

Jumat 01 Feb 2019 16:13 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Muhammad Hafil

Kombes Pol Argo Yuwono (ketiga kanan).

Kombes Pol Argo Yuwono (ketiga kanan).

Foto: Antara/Putra Haryo Kurniawan
Ada petugas PSSI yang membawa dokumen ke kantor tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Antimafia Bola menyegel kantor Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk mencari dokumen yang terkait dengan kasus pengaturan skor sepak bola. Penggeledahan baru mulai dilakukan siang ini.

"(Penggeledahan dilakukan untuk) mencari dokumen," ujar Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Jumat (1/2).

Argo menyebutkan, penyegelan kantor yang juga merupakan kantor lama PT Liga Indonesia Baru itu dilakukan Kamis (31/1) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Penggeledahan mulai dilaksanakan di kantor yang berada di Rasuna Office Park, Jakarta Selatan, itu pada siang ini sekira pukul 14.00 WIB. Proses penggeledahan masih berlangsung.

Di samping itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, mengatakan, penyegelan kantor tersebut dilakukan sebagai pengembangan penggeledahan sebelumnya. Penyegelan dan penggeledahan itu atas dasar pengembangan atas laporan Laksmi Indaryani.

"Dilakukan malam hari dan penyegelan dulu dalam rangka untuk pengamanan. Karena dari keterangan saksi-saksi dan para tersangka yang sudah ditahan, di situ disimpan dokumen-dokumen yang terkait dengan tindak pidana," tuturnya di Jakarta, Jumat (1/2).

Syahar mengaku belum mengetahui dokumen apa saja yang dicari. Ia hanya mengetahui, berdasarkan keterangan saksi, ada petugas PSSI yang membawa dokumen ke kantor tersebut.

"Nanti setelah dilakukan pengggeledahan kita ketahui dokumen apa yang terkait dengan itu," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA