Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Besuk Ahmad Dhani, Prabowo Bicara Soal Penegakan Hukum

Selasa 19 Feb 2019 18:57 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Muhammad Hafil

Prabowo saat mengunjungi Ahmad Dhani.

Prabowo saat mengunjungi Ahmad Dhani.

Foto: Dok Republika.co.id
Prabowo berjanji akan memperjuangkan proses hukum Dhani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyambangi Lapas Klas I Surabaya, Jalan Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur,  Selasa (19/2). Di sela-sela kunjungannya menjenguk pentolan Dewa 19 Ahmad Dhani, dirinya juga mengkritisi penegakan hukum yang terjadi di Indonesia.

Baca Juga

"Ketidakbeneran hukum ini, menurut saya, ini akan dicatat oleh sejarah, ini menurut saya abuse of power. Ini adalah mungkin dendam politik atau intimidasi politik," ungkap Prabowo, Selasa (19/2).

Prabowo berjanji pihaknya akan terus berjuang menyelesaikan proses hukum yang tengah dijalani oleh ayah Al, El, Dul tersebut. Menurutnya, ketidakadilan hukum yang terjadi pada saat ini akan selalu dicatat oleh sejarah. 

"Jadi, saya sudah bicara dengan ahli hukum, kita sedang berjuang untuk menjalankan proses hukum, tapi yang penting ini di rekam oleh sejarah dan sejarah tidak setahun atau dua tahun, tapi sejarah itu ratusan tahun dan akan tetap tercatat," ujarnya.

Ia berharap, para penegak hukum di Indonesia selalu menjunjung tinggi rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia berpendapat jika hukum dijadikan alat untuk kepentingan politik maka Indonesia sebagai sebuah negara akan rusak. 

"Dan yang terpenting para penegak hukum untuk benar-benar menjunjung tinggi hukum karena hukum adalah sakral dan sangat penting dan tanpa hukum negara kita bisa rusak," ucap ketua umum Partai Gerindra itu. 

Ahmad Dhani divonis terkait ujaran kebencian lewatlewat cicit di Twitter. Atas kasus tersebut, Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA