Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Israel Serang Warga yang Shalat di Masjid Al-Aqsha

Kamis 21 Feb 2019 06:03 WIB

Red: Elba Damhuri

Masjidil Aqsa di Yerusalem.

Foto:
Polisi Israel menutup semua gerbang Masjid al-Aqsha pada Senin (18/2).

Pasukan militer Israel juga menggerebek masjid di daerah Issawiya, Yerusalem Timur, pada Senin (18/2) waktu setempat. Mereka mencopot bendera Palestina dan mengambil paksa foto seorang tahanan Palestina.

Tokoh lokal, Muhammad abu al-Hummos, mengatakan kepada kantor berita Ma'an bahwa pasukan Israel menggerebek masjid seusai mengelilinginya terlebih dahulu. Pasukan Israel menuntut paksa menurunkan bendera Palestina dan gambar seorang tahanan Palestina yang dipajang di masjid.

Pasukan Israel juga menyerang warga Palestina yang berada di dalam masjid dan menghancurkan beberapa jendela, meski tidak ada laporan korban dalam penggerebekan itu. "Mereka juga menahan Sekretaris Fatah di Issawiya, Yasser Darwish, dan warga lain yang diidentifikasikan bernama Anwar Obeid," ujar al-Hummos.

Saksi mata mengatakan, bentrokan meluas di daerah dekat masjid pascapenggerebekan pasukan Israel. Awal bulan ini, pasukan Israel juga telah menyerang masjid lain di Yerusalem Timur untuk menurunkan bendera Palestina dan gambar seorang tahanan Palestina yang tewas di dalam penjara Israel, Fares Baroud.

Sementara itu, sedikitnya 20 orang Palestina ditembak dan mengalami cedera akibat terkena peluru aktif dan sebagian lagi menderita sesak napas karena menghirup gas air mata saat personel Angkatan Laut Israel menyerang protes "Pawai Akbar Kepulangan" di lepas pantai di sebelah barat-laut Kota Gaza, kata Bulan Sabit Merah Palestina (PRC), kemarin.

Angkatan Laut Israel melepaskan tembakan ke arah ratusan orang Palestina yang ikut dalam demonstrasi damai sebagai bagian dari protes Pawai Akbar Kepulangan di lepas pantai Kota Gaza di dekat perbatasan laut dengan Israel. Mereka menembaki dan melukai sedikitnya 20 orang.

Orang-orang yang cedera tersebut dibawa ke Rumah Sakit Dar ash-Shifa, sebelah barat Kota Gaza, untuk diobati dan kondisi medis mereka dilaporkan tidak terlalu parah. Banyak orang Palestina juga menderita sesak napas karena menghirup gas air mata yang ditembakkan ke arah mereka oleh pasukan Yahudi. (ed: fitriyan zamzami)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA