Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Artis DWS Diperiksa untuk Kasus Prostitusi Online

Rabu 06 Feb 2019 12:47 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Nur Aini

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan memberi keterangan terkait perkembangan kasus prostitusi online libatkan artis di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (10/1).

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan memberi keterangan terkait perkembangan kasus prostitusi online libatkan artis di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (10/1).

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Ada tujuh saksi lain yang akan dipanggil Polda Jatim terkait prostitusi online.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Artis berinisial DWS memenuhi panggilan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi kasus prostitusi online yang melibatkan artis. DWS mendatangi Mapolda Jatim pada Rabu (6/2) sekitar pukul 10.30 WIB, dan ditemani kuasa hukumnya.

Saat ditanya terkait pemeriksaan kasus tersebut, ia enggan berkomentar banyak. Ia hanya menegaskan dirinya siap menjalani pemeriksaan itu. "Saya siap saja diperiksa," ujarnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, selain DWS juga ada 7 saksi lain yang akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (7/2). "Yang sudah dikirimi surat panggilan yakni saudara SR, GM, CSA, EVL, RB, MS, EP, dan DWS," kata Luki.

Kasus itu bermula ketika Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengungkap kasus prosititusi online yang melibatkan artis ibu kota di Surabaya pada Sabtu (5/1). Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang yang terdiri dari artis berinisial VA dan foto model berinisial AS, satu asisten, dan dua muncikari.

Artis VA saat ini telah ditahan Polda Jawa Timur. Ia dijerat dengan pasal Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena diduga menyebarkan video berkonten pornografi ke muncikari.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA