Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Wiranto Respons Isu akan Adanya Kerusuhan Saat Pemilu

Selasa 26 Feb 2019 14:09 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andri Saubani

Menteri Koordinator, Politik, Husum, dan Keamanan, Wiranto

Menteri Koordinator, Politik, Husum, dan Keamanan, Wiranto

Foto: ANTARA/RAISAN AL FARISI
Wiranto menegaskan penyelenggaraan pemilu pada 17 April 2019 akan aman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menegaskan penyelenggaraan pemilu pada 17 April 2019 nanti akan berlangsung aman. Ia pun meminta seluruh pihak agar tak mempercayai berbagai isu yang menyebutkan akan adanya kerusuhan dalam pemilu 2019 nanti.

"Sehingga perhitungan kami dari aparat keamanan dan pembantu penyelenggaraan pemilu, maka pemilu 2019 akan berlangsung aman. Oleh karena itu, teman-teman sekalian jangan percaya (isu) itu," ujar Wiranto di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (26/2).

Wiranto mengatakan, selama ini tak sedikit kalangan pengusaha yang menanyakan isu kerusuhan saat pemilu nanti kepada dirinya. Mereka pun telah menyiapkan tiket ke luar negeri untuk mengantisipasi kerusuhan pada pemilu April nanti.

"Ini saya katakan hoaks. Ini usaha mengacau pemilu," tambah Wiranto.

Ia menegaskan, koordinasi dengan Kapolri, TNI, KPU, serta Bawaslu terus dilakukan guna memastikan penyelenggaraan pemilu pada April nanti berlangsung aman. Bahkan, kata dia, Polri juga telah membuat indeks kerawanan pemilu dan melakukan upaya untuk menetralisir kerawanan di berbagai daerah.

Wiranto pun memperingatkan seluruh pihak agar tak berupaya mengacaukan penyelenggaraan pemilu tahun ini. "Dari Bawaslu juga membuat indeks kerawanan pemilu, tapi dari sisi penyelenggaraannya, apakah kotak suara sudah sampai, apa ada indikasi menggunakan politik identitas, money politic. Itu sudah diidentifikasi jauh hari sebelumnya," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA