Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Jelang Pemilu 2019, Anies Minta Warga Bantu Amankan Jakarta

Rabu 27 Feb 2019 09:53 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Ratna Puspita

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan

Foto: Republika/Mimi Kartika
Anies pun berpesan kepada warga menjaga kerahasiaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta masyarakat untuk membantu mengamankan Jakarta. Anies melanjutkan, ketika warga menyaksikan sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan untuk melapor ke aparat penegak hukum.

"Jangan bertindak sendiri, tetapi laporkan kepada aparat kita, baik polisi, TNI, maupun Pemprov," kata Anies usai apel di Lapangan Monas, Rabu (27/2) pagi.

Anies pun berpesan kepada warga menjaga kerahasiaan. Ia mengatakan, warga harus bebas dari segala bentuk tekanan-tekanan dan harus memilih sesuai aspirasinya.

"Jaga kerahasiaan, jangan ada tekanan-tekanan dan silakan memilih sesuai dengan aspirasi. Kita bebas memilih dengan alasan apapun juga," tutur Anies.

Selain itu, Anies juga mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk bersikap netral sesuai undang-undang. Sebab, hal itu untuk memastikan bahwa seluruh warga tidak mendapatkan intervensi saat pemilu berlangsung.

Pagi ini, Anies memimpin apel tiga pilar antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, TNI, dan Polri dalam rangka persiapan pengamanan pemilihan umum (pemilu). Ia ingin memastikan kesiapan untuk menjaga DKI Jakarta tetap aman saat pemilu pada 17 April 2019.

"Insya Allah kita akan terus bekerja bersama memastikan bahwa kondisi di Jakarta aman dan kita semua berharap seluruh masyarakat untuk turut membantu pengamanan," ujar Anies.

Dia menjelaskan, TNI, Polri, dan Pemprov akan bekerja sama agar pelaksanaan dan pascapemilu Jakarta tetap kondusif. Menurut Anies, suasana dan kondisi di Ibu Kota akan mempengaruhi suasana di seluruh Indonesia. Sehingga, ketiga unsur itu mendapat tugas strategis dan penting menciptakan keamanan bagi Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA