Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Mulai Ahad, Ada Pengalihan Lalu Lintas di Kawasan Dukuh Atas

Sabtu 02 Mar 2019 10:24 WIB

Red: Esthi Maharani

Petugas berktivitas didekat mini information center atau pusat layanan informasi di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Senin (7/1).

Petugas berktivitas didekat mini information center atau pusat layanan informasi di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Senin (7/1).

Foto: Republika/Prayogi
Penutupan ruas jalan tersebut bagian dari persiapan beroperasi MRT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan sejumlah pengalihan lalu lintas di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Penutupan ruas jalan tersebut bagian dari persiapan beroperasi Moda Raya Terpadu (MRT) pada akhir Maret 2019 ini.

"Sebagai sebuah kawasan transit yang besar perlu ada kegiatan-kegiatan yang termasuk juga kegiatan manajemen dan rekayasa lalu lintas," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat (1/3).

Sigit mengatakan, Dukuh Atas akan menjadi kawasan terintegrasi beberapa transportasi umum di Jakarta. Diantaranya kereta rel listrik (KRL) Stasiun Sudirman, kereta api bandara Stasiun BNI City, bus Transjakarta, dan MRT Stasiun Dukuh Atas. Kemudian ada pula lintasan rel terpadu (LRT) Jabodebek dan Jakarta nantinya.

Sigit menyampaikan, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah menata kawasan Dukuh Atas. Diawali dengan penyesuaian rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem satu arah di Dukuh Bawah.

Selanjutnya, sistem satu arah juga akan diberlakukan di Jalan Tanjung Karang, Jalan Blora, dan daerah Gedung Landmark BNI. Sigit mengatakan, pengalihan lalu lintas di kawasan Dukuh Atas tersebut akan diberlakukan mulai Ahad (3/3).

Kemudian, Dishub DKI Jakarta bakal menutup sebagian ruas Jalan Kendal, Jakarta Pusat mulai. Tepatnya berada di bawah flyover atau jalan layang di Jalan Jenderal Sudirman.

Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan, terowongan itu akan dijadikan area pedestrian. "Terowongan Jalan Kendal akan berubah fungsi sebagai pedestrian dengan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan," ujar dia  dalam kesempatan yang sama.

Ia menjelaskan, adanya pedestrian untuk mempermudah perpindahan para penumpang dari moda transportasi ke moda lainnya. Untuk itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Dishub DKI Jakarta untuk menutup lalu lintas yang mengarah ke terowongan di Jalan Kendal tersebut.

Silvia menyebut, pihaknya bekerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator KRL, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 1 Jakarta, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), dan PT Railink sebagai operator kereta api bandara. Kerja sama dan koordinasi untuk merealisasikan kawasan integrasi antarmoda di Dukuh Atas.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA