Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

AHY Rekomendasikan Tiga Hal untuk Presiden Terpilih

Jumat 01 Mar 2019 21:31 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Reiny Dwinanda

Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
AHY menyampaikan tiga rekomendasi untuk presiden terpilih dalam pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk presiden Indonesia yang akan terpilih pada Pemilu 2019. Menurut dia, sebagai partai yang tak memiliki kader dalam Pilpres 2019, adalah wajar jika Demokrat menyampaikan rekomendasinya.

AHY berharap presiden hasil Pemilu 2019 bisa terus melakukan perubahan dan kemajuan yang nyata bagi kehidupan rakyat. Dia mengingatkan, hakikat pembangunan adalah kesinambungan dan perubahan.

"Kami menyadari, Demokrat tidak memiliki kader utama yang menjadi calon presiden dan calon wakil presiden 2019-2024 karenanya tidaklah berlebihan jika melalui forum ini, kami sampaikan rekomendasi," kata dia dalam pidatonya di Djakarta Theater Jumat (1/3).

AHY menjelaskan, rekomendasi kepada presiden mendatang merupakan wujud kontribusi Partai Demokrat dalam memperjuangkan harapan rakyat Indonesia. Rekomendasi itu berupa penciptaan lapangan kerja di tengah bonus demografi Indonesia saat ini, peningkatan daya beli masyarakat, dan penegakan keadilan hukum tanpa pandang bulu.

Selain rekomendasi, AHY menyampaikan tiga hal pokok dalam pidatonya. Pertama, tantangan Indonesia 2019-2024 dalam perspektif dunia internasional dan nasional. Kedua, persoalan dan aspirasi rakyat serta solusi dan kebijakan yang ditawarkan Demokrat. Terakhir, ajakan Demokrat menyikapi perkembangan situasi sosial politik dewasa ini.

"Seharusnya, pidato politik ini akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, beliau tidak dapat hadir di tempat ini karena sedang mendampingi Ibu Ani Yudhoyono dalam menjalani pengobatan dan perawatan secara intensif di Singapura," kata dia.

Dengan mengenakan setelan jas berwarna hitam dan kemeja putih, AHY juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan perhatian dan doa yang tulus bagi kesembuhan manta Ibu Negara Ani Yudhoyono. Menurut dia, meski sedang sakit ibundanya itu justru mendorong dirinya untuk tetap turun ke tengah-tengah masyarakat.

"Semangat dari Ibu Ani ini, insya Allah menjadi inspirasi bagi kita semua, untuk terus berjuang, bersama rakyat Indonesia," kata dia.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA