Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Ikan Berformalin Ditemukan di Sejumlah Pasar di Tangerang

Senin 04 Mar 2019 10:35 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Membeli ikan segar di pasar dipandang jauh lebih menyehatkan dari ikan kalengan.

Membeli ikan segar di pasar dipandang jauh lebih menyehatkan dari ikan kalengan.

Foto: dok Republika
Ikan berformalin berasal dari luar daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, tangerang -- Aparat Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menemukan ikan yang mengandung formalin dijual secara bebas pada sejumlah pasar tradisional, Senin (4/3). Kepala Seksi Teknologi Hasil Perikanan, Bidang Pengembangan dan Kelembagaan Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Djujun Sofyan mengatakan iIkan tersebut berasal dari luar daerah, bukan hasil tangkapan nelayan lokal.

Dia mengaku telah melakukan pelacakan tentang kandungan ikan berformalin tersebut pada beberapa pasar tradisonal seperti di Pasar Curug, Pasar Balaraja, Pasar Cikupa, dan Pasar Legok. Menurut dia, pelacakan juga dilakukan di sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Cituis, Kronjo, dan Sukadiri, dan ikan hasil tangkapan nelayan tidak mengandung formalin.

Dalam pengakuan pedagang, kata dia, ikan berformalin itu dibeli dari luar daerah dan hanya untuk dapat tahan lama sehingga tampak segar. Dia mengatakan pelacakan itu dilakukan setelah mendapatkan laporan dari warga dan konsumen bahwa ikan di pasar mengandung formalin.

Atas informasi itu, pihaknya membeli ikan tersebut kemudian membawa sampel ke laboratorium, setelah diteliti ternyata positif berformalin. Meski kandungan formalin pada ikan masih dalam batas aman untuk dikonsumsi, tapi jika dilakukan terus menerus juga berdampak terhadap kesehatan.

"Sampel ikan yang diteliti tersebut tidak hanya dari pasar tradisional juga berasal dari TPI," katanya.

Namun dalam sampel ikan tidak ditemukan adanya bakteri E-coli yang membahayakan bila dikonsumsi manusia. Pihaknya telah melaporkan masalah temuan tersebut ke Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan Sekretaris Daerah, Moch Maesyal Rasyid. Selain itu juga telah disampaikan kepada tim satgas pangan yang di dalamnya juga ada anggota kepolisian.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA