Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Wagub Jatim akan Terus Desak Maskapai Turunkan Harga

Senin 04 Mar 2019 19:53 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Esthi Maharani

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (kanan) berjabat tangan dengan warga saat kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (15/2/2019).

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (kanan) berjabat tangan dengan warga saat kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (15/2/2019).

Foto: Antara/Destyan Sujarwoko
Desakan ini diharapkan bisa dilakukan secara kompak dari berbagai pihak.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Emil Dardak menyatakan, akan terus mendesak agar maskapai bisa menurunkan harga. Desakan ini diharapkan bisa dilakukan secara kompak dari berbagai pihak.

"Kami dari Pemda berharap harga tiket pesawat bisa kompetitif," ujar Emil saat ditemui wartawan di Hotel Aria Gajayana, Kota Malang, Senin (4/3).

Sebagai informasi, tarif pesawat dilaporkan sebagai kelompok penyumbang deflasi terbesar di Kota Malang. Deflasi Februari kali ini mencapai -0,42 persen dibandingkan bulan sebelumnya dengan inflasi 0,53 persen. Lebih detail, tarif angkutan udara ini mengalami penurunan harga sebesar 8,62 persen dengan andil -0,221 persen.

Menurut Emil, penurunan harga tiket pesawat sangat penting untuk keberlangsungan pariwisata di daerah-daerah. Hal ini terutama bagi Kota Malang yang selalu menjadi destinasi favorit di Jawa Timur (Jatim).

Di sisi lain, Emil juga tak menampik, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) telah berkomitmen untuk menurunkan harga tiket pesawat. Tak hanya pihak maskapai, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga telah berjanji menargetkan hal tersebut.

"Dan kami dari Pemda harapkan harga tiket bisa kompetitif. Apalagi Kota Malang termasuk destinasi favorit. Kita terus berusaha mendesak dan meyakinkan, lagipula maskapai juga enggak akan rugi kalau harganya kompetitif," tambah dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA