Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

34 Korban Longsor Tambang Emas di Sulut Berhasil Dievakuasi

Rabu 06 Mar 2019 10:01 WIB

Red: Andri Saubani

Evakuasi Korban. Tim SAR gabungan mengangkat kantong mayat untuk dibawa ke unit DVI RSUD Kotamobagu, di pertambangan emas tanpa izin (PETI) desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Selasa (5/3/2019).

Evakuasi Korban. Tim SAR gabungan mengangkat kantong mayat untuk dibawa ke unit DVI RSUD Kotamobagu, di pertambangan emas tanpa izin (PETI) desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Selasa (5/3/2019).

Foto: Antara/Adwit B Pramono
Sebanyak 16 korban longsor dinyatakan meninggal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 34 korban longsor di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (6/3). Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis disebutkan tim SAR bekerja 24 jam penuh tanpa berhenti dengan shift antarpetugas.

Hingga Rabu (6/3) pukul 07.00 WITA sebanyak 34 orang korban telah berhasil dievakuasi, di mana 18 orang selamat dalam kondisi luka-luka dan 16 orang meninggal dunia. Untuk jumlah korban meninggal dunia sampai hari ini dan sudah teridentifikasi Tim DVI Antemortem Polda Sulawesi Utara.

Bupati Bolaang Mongondow telah menetapkan surat keputusan tanggap darurat selama 14 hari mulai 27 Februari 2019 hingga 12 Maret 2019. Sampai saat ini angka korban tertimbun belum ada data yang pasti.

Operasi SAR ditambah tiga hari dan akan diperpanjang kembali bila masih memungkinkan atas kesepakatan dan permintaan Pemkab Bolaang Mongondow serta keluarga korban. Alat berat yang digunakan untuk evakuasi sebanyak dua unit excavator, selanjutnya penggalian material longsor yang menimbun korban di lokasi penambangan rakyat terus dilakukan.

Begitupun tim Evakuasi yang terdiri dari SAR Gabungan juga melaksanakan tugasnya 24 jam nonstop sejak Senin (4/3) pagi ketika hasil kajian di lokasi sudah memungkinkan tim evakuasi masuk ke lubang. basarnas terus mengkoordinasi tim SAR gabungan dalam proses evakuasi ini.

Berikut daftar korban yang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup:

1. Deni Mamonto (31), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan  Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

2. Sudarto Tulong (40), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

3. Pian Potabuga (42), warga Kelurahan Genggulang, Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

4. Topan Potabuga (43), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

5. Anas Sutiyo Nugroho (24), warga Desa Bongkudai Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

6. Mardianto Singosari (32), warga Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

7. Awal Mamonto (35), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Kabupaten Bolaang Mongondow .

8. Haya Londa (35), warga Desa Mopusi Kecamatan Lolayan, Kabupaten Kabupaten Bolaang Mongondow.

9. Nadin Simbala (25), warga Desa Bilalang Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

10. Langku Alikarang (38), Warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

11. Risko Tampoi, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Bolmong.

12. Uding Dotulong, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

13. Toni Paputungan, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

14. Heldi Mokoagow, warga Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu.

15. Muin Andrease, warga Desa Solimandungan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

16. Fandi Modeong, warga Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

17. Rustam Golonggom, warga Desa Tudu Aog, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

18. Sapri Mokodompit, warga Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

Berikut Data korban meninggal dunia :

1. Rifai Mamonto (39), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu

2. Julfikran Makainda (16), warga Mataindo, Kecamatan Pinolosoian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow. Selatan.

3. Erwin Paputungan (35), warga Desa Mopusi Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

4. Waldi Tiwang, warga Desa Pangian, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow.

5. Muksa Mamonto, warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

6. Martoni Asiking warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

7. Teddi Mokodompit, warga Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu

8. Abdul Pitres Larene (44), Warga Bilalang III Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

9. Rusman Pobela, Warga Desa Pangian Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow.

10. Harsono Mokoginta, Warga Desa Tudu Aog Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

11. Juslan Rantenilu (36) Desa Tanoyan Selatan Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Hasil Identifikasi Tim Antemortem DVI

12. Novri Sumaila (27 Thn), warga Desa Padang Barat, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow. Utara.

13. Herlan Okong (21 Thn), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

14. Hajini Mokodompit (42 ), warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

15. Renti Nanasi, warga  Desa Tudu Aog, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

16. Ilham Gonibala, warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA