Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Rocky Gerung 'Malas' Tanggapi Pelapor Dirinya

Rabu 06 Mar 2019 18:11 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Pengamat politik Rocky Gerung.

Pengamat politik Rocky Gerung.

Foto: Antara/Harry T
Rocky Gerung telah dilaporkan ke polisi karena dituding telah hina Haji Agus Salim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Intelektual publik Rocky Gerung dikabarkan kembali dilaporkan ke pihak kepolisian. Kali ini, mantan dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (UI) itu diduga telah menghina pahlawan nasional Haji Agus Salim. Pelaporan atas Rocky Gerung dilakukan sekelompok orang yang menamakan diri Forum Anak Nagari (FAN) Kabupaten Agam Sumatra Barat (Sumbar).

Pada Selasa (5/3) lalu, FAN telah mendatangi kantor polisi daerah Sumbar di Padang. Sehubungan dengan itu, Rocky Gerung enggan berkomentar banyak. Bahkan, pakar filsafat itu tampak 'malas' menanggapi lebih lanjut perkara yang diungkit-ungkit pihak pelapor.

"Tidak ada (tanggapan). Terima kasih. Mereka (pihak pelapor) cuma diperalat," kata Rocky Gerung kepada Republika.co.id, Rabu (6/3).

Baca juga: Ketika Haji Agus Salim Diledek 'Kambing'

Di antara para pelapornya diketahui bernama Donny Magek, yang tidak lain politikus Hanura. Adapun rekaman yang menjadi barang bukti berupa video singkat yang menampilkan Rocky Gerung ketika mengisi sebuah acara di Yogyakarta. Video itu kemudian viral di media sosial.

Terpisah, Rocky Gerung menampik tudingan bahwa dirinya meledek Haji Agus Salim. Alih-alih menista, dia justru sedang menceritakan kisah yang sudah santer di banyak buku, yakni tentang betapa cerdasnya menteri luar negeri RI pada zaman revolusi itu dalam menjawab ledekan orang-orang.

Rocky lebih lanjut meminta agar video yang viral ditonton secara utuh, tidak separuh-separuh.

Baca juga: Gus Dur, Rocky Gerung, Ahmad Dhani, Hingga Rahman Tolleng

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA