Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wagub Sumbar Ingin Dukung Pramuka dengan APBD

Ahad 10 Mar 2019 23:36 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Andi Nur Aminah

Pengembaraan Akhir Tahun atau Barata yang dilakukan Gerakan  Pramuka Kwartir Cabang Sleman pada akhir tahun 2017.

Pengembaraan Akhir Tahun atau Barata yang dilakukan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sleman pada akhir tahun 2017.

Foto: dok. Disbud Sleman
Wagub Sumbar meminta semua bupati dan wali kota lebih pedului pada Pramuka.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mendukung gerakan pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda. Untuk itu, Nasrul ingin gerakan pramuka ini didukung dengan anggaran dari APBD.

"Kita rasa tidak ada masalah jika gerakan pramuka didukung dari anggaran APBD, karena diperbolehkan oleh aturan, yaitu pada pasal 43, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka," kata Nasrul saat menghadiri Kwarda Pramuka, di Padang, Ahad (10/3).

Di situ Nasrul bertindak selaku Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumbar. Wagub meminta kepada seluruh Bupati/Wali Kota di Sumbar yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) untuk lebih peduli terhadap gerakan pramuka.

Nasrul mengatkan, Pemprov Sumbar akan membuat surat yang akan di tanda tangani oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabinda) Gerakan Pramuka Sumbar, Bapak Irwan Prayitno tentang dukungan anggaran untuk Pramuka. Mantan Bupati Pesisir Selatan itu mengatakan Pramuka selama ini telah mengajarkan arti pentingnya pendidikan yang membentuk karakter. Pendidikan karakater pramuka juga lebih di tekankan dan bersifat kedisiplinan, kesopanan, patuh pada aturan, kreatifitas, dan kebersamaan.

Menurut Nasrul bila Pramuka dapat dilaksanakan maksimal setiap daerah, maka yang akan terbantu tentunya pemerintah daerah tersebut juga dalam program membentuk karakter masyarakat terutama generasi muda.

“Saat ini, permasalahan yang banyak terjadi di masyarakat kita seperti LGBT, penyalah gunaan obat-obat terlarang dan ngebut-ngebutan di jalan, banyak yang menjadi korban adalah generasi muda. Permasalahan tersebut bisa teratasi dengan adanya Pramuka yang berjalan dengan maksimal," ujar Nasrul.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA