Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Bekraf Perkuat Komunitas Film di Sukabumi

Rabu 13 Mar 2019 20:04 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Dwi Murdaningsih

Pembuatan film (ilustrasi).

Pembuatan film (ilustrasi).

Foto: dokumen pribadi
Bekraf mendampingi komunitas film.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Badan Ekonomi Kreatif Indonesia ( bekraf ) menggiatkan upaya penguatan komunitas film di daerah. Salah satunya dengan menggelar pendampingan dan penguatan komunitas film daerah melalui komunitas film bergerak (Konfig) kreatif di Kota Sukabumi, Rabu (13/3).

Baca Juga

‘’Bekraf melakukan penguatan komunitas film yang ada di daerah,’’ ujar Direktur Hubungan Antar Lembaga Dalam Negeri, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Hasan Abud kepada wartawan di sela-sela membuka Konfig Kreatif di Hotel Anugrah Kota Sukabumi. 

Penguatan ini dilakukan baik dari sisi manajemen pengelolan ketika ada festival film di daerah. Targetnya kata Hasan, komunitas film bisa mengelola dengan baik kegiatan festival. Sehingga pengelolaan komunitas film berjalan dengan mandiri.

Intinya lanjut Hasan, kemandirian komunitas film akan diperkuat dan Bekraf akan memfasilitasinya. Ia menilai keberadaan komunitas film di Sukabumi sudah bagus. Selepas kegiatan Konfig maka diharapkan ada dampak semakin kuat.

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi Yudi Yustiawan menambahkan, kegiatan Konfig Kreatid ini akan berdampak positif bagi komunitas film di Sukabumi. ‘’Terutama penambahan ilmu dan wawasan untuk menguatkan komunitas film,’’ kata dia.

Ke depan kata Yudi, komunitas film akan semakin kreatif dalam memproduksi karyanya. Terlebih selama ini kiprah Sukabumi cukup bagus dalam produksi film.

Contohnya kegiatan festival film pendek yang pernah digelar di Kota Sukabumi. Di mana jumlah peserta dalam kegiatan tersebut mencapai ratusan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Rencananya pada 2019 ini pun Kota Sukabumi akan menggelar festival film pendek pada April 2019.

Yudi menerangkan, pemkot memberikan perhatian khusus pada ekonomi kreatif salah satunya bidang film. Hal ini ditunjukkan dengan dukungan yang diberikan pemerintah daerah dalam pengembangan perfilman di daerah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA