Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

TKN: Kemungkinan Maruf Lontarkan Ayat Suci di Debat Ketiga

Kamis 14 Mar 2019 13:00 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ratna Puspita

KH Ma'ruf Amin tengah membaca kitab.

KH Ma'ruf Amin tengah membaca kitab.

Foto: Dok Istimewa
Penggunaan ayat digunakan tergantung permasalahan yang dibahas di debat itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin menyebut adanya kemungkinan calon wakil presiden menggunakan ayat suci Alquran dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Penggunaan ayat digunakan tergantung permasalahan yang dibahas di debat itu. 

"Ya tentu tidak tertutup kemungkinan (menyelipkan ayat) ya itu ada, kan nanti liat situasi debatnya dan pertanyaannya juga kan tidak bisa kemudian itu direncanakan dari awal," kata Wakil Ketua TKN Arsul Sani di Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (14/3).

Arsul menjelaskan, Ma'ruf sudah melakukan berbagai persiapan debat. Terkait materi debat, Ma'ruf telah membaca berbagai referensi menjelang debat. Kemudian, Ma'ruf juga sudah berdiskusi dengan para tim ahli. Ma'ruf juga sudah menjalani simulasi debat. 

"Jadi bukan soal mengajari Pak Kyai Ma'ruf berdebat karena kalau soal debat beliau dari mudanya kan ada di lingkungan NU itu kan terbiasa dengan halaqah itu semua perdebatan," ucap Arsul. Menurut dia, Ma'ruf hanya menyesuaikan apa yang ingin diisampaikan dengan regulasi debat yang ditetapkan KPU. 

Di samping itu, kata Arsul, Ma'ruf juga sudah mempersiapkan jawaban-jawaban atas pertanyaan yang diprediksi bakal dilontarkan oleh Cawapres 02 Sandiaga Uno. Arsul memastikan, Ma'ruf siap menyampaikan segala materi terkait Ketenagakerjaan, sosial budaya, pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan tema debat. 

"Ya semua materi yang ada didebat karena kan segmentasinya kan misalnya pendidikan ketenagakerjaan itukan pasti mau tidak mau kan akan muncul hanya kan misalnya disektor pendidikan isu apa tenti akan sangat tergantung jug dengan pertanyaan," kata Arsul. 

KPU telah menetapkan debat ketiga akan menampilkan gagasan dan adu pendapat antarcawapres. Debat bertema Pendidikan, Ketenagakerjaan, Kesehatan dan Sosial Budaya ini alan digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada Ahad (17/3).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA