Senin, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Senin, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

2.000 Turis Tiba di Lombok dengan Kapal Pesiar

Jumat 15 Mar 2019 14:09 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Dwi Murdaningsih

Kapal pesiar

Kapal pesiar

Foto: Dokumen
Ribuan wisman disambut tarian adat khas Lombok, Gendang Beleq.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Ribuan wisatawan mancanegara (wisman) datang dengan menggunakan kapal pesiar MV Sun Princess dan tiba di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (15/3) pagi. General Manager Pelindo III Lembar Erry Ardiyanto menyampaikan jumlah wisman yang datang sebanyak 2.191 orang dengan jumlah kru kapal sebanyak 855 orang.

"Kapal ini memiliki panjang 261 meter dan dinakhodai kapten Jon Paul Briyant. Sun Princess datang langsung dari Pelabuhan Darwin, Australia, dan tiba di Lembar pada pukul 06.15 WITA," ujar Erry di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Jumat (15/3).

Erry mengatakan kunjungan wisman dengan kapal pesiar merupakan upaya promosi dan percepatan pemulihan sektor pariwisata Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Barat pascagempa.

"Kedatangan ribuan wisatawan ini tentu membawa dampak positif bagi kebangkitan pariwisata di Pulau Lombok," kata Erry.

Dengan membawa penumpang ribuan orang ke Pulau Lombok, kata Erry, tentu akan terjadi transaksi berupa jasa transportasi kemudian berbalanja makanan dan suvenir. Selain itu, Erry sampaikan, wisatawan juga akan mengunjungi objek wisata seperti Taman Pura Narmada, Taman Pura Mayure, Gili Trawangan, dan Gili Nangu.

Erry menambahkan, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat kegiatan kunjungan kapal pesiar melalui Pelabuhan Lembar, Pelindo III Lembar berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Lembar, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan Lembar, Polairud, Basarnas, Dinas Pariwisata NTB, Dinas Pariwisata Lombok Barat.

Kedatangan ribuan wisman disambut tarian adat khas Lombok, Gendang Beleq. "Kapal ini akan melanjutkan perjalanannya ke Pelabuhan Phu My, Vetnam pada pukul 18.00 WITA," ungkap Erry.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA