Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Dengar Kabar Romi Ditangkap KPK, Ini Reaksi Erick Thohir

Jumat 15 Mar 2019 14:35 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Andri Saubani

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Ketum PPP Romahurmuziy dikabarkan terjadi operasi tangkap tangan KPK di Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Erick Thohir angkat bicara terkait penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Erick meminta semua pihak untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Saya rasa unsur praduga tak bersalah harus kita jaga. Tetapi, penegakan harus berjalan, harus kita hormati, siapa pun termasuk saya harus hormati," kata Erick Thohir di Jakarta, Jumat (15/3).

Erick mengaku mendapatkan informasi penangkapan Romi saat berdiskusi dengan cawapres Kiai Ma'ruf Amin siang ini. Dia juga meminta semua pihak untuk tidak mengaitkan penangkapan Romi dengan ajang pemilihan presiden (pilpres).

Erick optimistis elektabilitas pasangan Jokowi-Maruf tidak akan terpengaruh dengan penangkapan tersebut. Dia mengatakan, penangkapan Romi oleh KPK bersifat pribadi yang tidak ada kaitannya dengan ajang demokrasi lima tahunan tersebut.

"Enggak. Harus dipisahkan antara pribadi dengan pilpres. Kalau misalnya ada apa-apa dengan yang lainnya pun kan, masa, dihubungkan dengan pilpres," kata Erick lagi.

Seperti diketahui, tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan seorang petinggi partai politik dalam operasi tangkap tangan (OTT).   "Betul, ada giat KPK di Jatim. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Belum diketahui secara pasti tindak pidana yang diduga dilakukan elite politik tersebut hingga ditangkap KPK. Demikian pula dengan barang bukti yang didapatkan penyidik KPK dari OTT itu.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA